Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga BBM di Kamboja Terus Merangkak Naik Imbas Konflik Timur Tengah

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 09:20 WIB | Oleh:
Harga BBM di Kamboja Terus Merangkak Naik Imbas Konflik Timur Tengah Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Warga Kamboja di Phnom Penh, Kamboja.

PHNOM PENH - Kementerian Perdagangan Kamboja, Rabu (25/3), menyatakan bahwa harga ritel bahan bakar minyak di Kamboja terus meningkat imbas dari eskalasi konflik di Timur Tengah.

Dalam pengumuman tersebut, Kementerian Perdagangan Kamboja menyebut bahwa harga bensin reguler mencapai 5.450 riel Kamboja (satu riel Kamboja = Rp4,20) atau 1,36 dolar AS (satu dolar AS = Rp16.905) per liter mulai Kamis (26/3) hingga pemberitahuan berikutnya, naik tipis 0,92 persen dari 5.400 riel dalam tujuh hari terakhir.

Harga solar ditetapkan sebesar 7.100 riel atau sekitar 1,77 dolar AS per liter, naik 5,97 persen dari 6.700 riel, tambah pengumuman itu.

Masih pada Kamis, harga elpiji mencapai 3.200 riel atau sekitar 0,79 dolar AS per liter.

Sejak pecahnya konflik di Timur Tengah, harga bensin reguler, solar, dan elpiji di Kamboja masing-masing melonjak 41,5 persen, 84 persen, dan 60 persen, menurut Kementerian Perdagangan Kamboja.

Sejak pekan lalu, pemerintah Kamboja telah menurunkan bea impor dan pajak atas produk bensin dan solar, dengan tujuan mengurangi dampak kenaikan harga minyak internasional serta meringankan beban konsumen.

Negara di Asia Tenggara tersebut sepenuhnya bergantung pada minyak bumi dan solar impor, karena cadangan minyak di dasar lautnya belum dieksploitasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Erdogan Minta Hak Veto DK P...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.