Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengintip Rahasia Bisnis 1 Abad Pabrik Kecap Benteng SH di Tangerang

📅 Sabtu, 11 Apr 2026, 13:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengintip Rahasia Bisnis 1 Abad Pabrik Kecap Benteng SH di Tangerang Doc: IST
Ket. Lintas komunitas menyelenggarakan acara "Kopdar & Belajar Bareng: Kunjungan Inspirasi" di Pabrik Kecap SH (Kecap Benteng), Sukasari, Kota Tangerang.

TANGERANG – Sejumlah pelaku usaha lintas komunitas mengunjungi Pabrik Kecap SH (Kecap Benteng) yang legendaris di Kota Tangerang 

Acara "Kopdar & Belajar Bareng: Kunjungan Inspirasi" yang terselenggara atas kolaborasi antara @Billionairemindset.id, Matrix Asia, Indostarter, IPSA, Perwanti, Global Alumnus, ICOMMUNITY, PIC, TanyaMentor, SECI, GFGL, dan Komaku ini disambut dengan antusiasme para peserta.

Peserta antusias berkenalan dan menggali ilmu dari Herdany, penerus generasi ke-4 dari bisnis legendaris Kecap SH. Diskusi dipandu dengan interaktif oleh duo MC sekaligus Moderator, Nissa dan Ratih.

Dalam kunjungan tersebut, Yossa Setiadi dari @Billionairemindset.id menyoroti pentingnya melestarikan identitas dan produk lokal di tengah persaingan modern.

“Kebudayaan perlu dijaga dan perlu dikomunikasikan, karena ini akan memperkokoh Jaring Pengaman Sosial dari gempuran produk asing dan daya beli masyarakat,” tegasnya.

Lebih dari Sekadar Kecap

Berdiri sejak tahun 1920, Kecap SH telah melewati lebih dari 100 tahun perjalanan bisnis dan bertahan melintasi empat generasi. Para peserta melihat langsung kecap ini masih diproses menggunakan bahan alami seperti kedelai hitam dan gula kelapa. Menariknya, metode fermentasinya pun masih menggunakan cara alami yang tidak bisa dipercepat.

Dengan cita rasa manis sedang yang tidak berlebihan, Kecap SH sangat cocok untuk masakan yang dibakar dan telah lama menjadi "rahasia rasa" yang diandalkan oleh banyak pedagang makanan di wilayah Tangerang. Bahkan, untuk menjaga ekosistem pasar tradisionalnya, Kecap SH masih melayani sistem isi ulang, sebuah praktik yang kini sangat jarang ditemukan.

Cepat Viral atau Tahan Lama?

Selain belajar sejarah, kunjungan ini memberikan insight bagi para pelaku usaha yang hadir. Di tengah tren bisnis modern yang kerap berlomba mencari keviralan melalui iklan besar-besaran, promo, dan flash sale, Kecap SH justru tampil sebagai anomali. Bisnis ini tidak pernah viral, tidak mengandalkan iklan besar, dan tidak selalu terpajang di supermarket besar, namun produknya terus hidup karena kepercayaan pelanggan.

Beberapa poin refleksi dan insight kuat yang menggugah para peserta dalam sesi tersebut antara lain:

  • Fokus pada Keberlanjutan, Bukan Sekadar Naik Daun: "Bisnis kita ini mau cepat naik, atau tahan lama? Jangan sampai baru naik sedikit, sudah hilang. Kita yang viral, kadang malah cepat hilang."
  • Konsistensi Kualitas Melampaui Generasi: "Kalau dipikir-pikir, ini bukan cuma kecap. Ini saksi sejarah. Mungkin kecap ini lebih lama bertahan daripada beberapa hubungan kita."
  • Makna Penjualan yang Sesungguhnya: "Banyak bisnis hari ini fokus jualan dengan diskon. Tapi di sini, fokusnya bukan sekadar jualan, tapi dipakai terus. Kalau produk kita cuma dibeli sekali, itu bukan bisnis, itu 'perpisahan'."
  • Kekuatan yang Tenang: Pabrik Kecap SH mungkin tidak terlihat besar, namun dampaknya sangat masif. Dianalogikan seperti sosok ibu di rumah: "Kelihatannya santai, tapi kalau marah satu rumah goyang."

Pabrik Kecap SH membuktikan bahwa mereka lebih memilih kualitas dibandingkan kecepatan, dan lebih memilih bertahan lama daripada cepat besar, sebuah pelajaran berharga bagi banyak pelaku usaha masa kini yang sering kali mengejar pertumbuhan instan namun rapuh di fondasi.

Yossa mengtakan, kunjungan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi para pengusaha lintas komunitas untuk membangun bisnis yang tidak hanya mengejar profit sesaat, melainkan mampu menjadi warisan yang dipercaya hingga 106 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.