Di Balik Kepergian Guardiola dan Glasner serta Munculnya Kembali Frank Lampard di Liga Inggris
📅 Kamis, 28 Mei 2026, 13:42 WIB | Oleh: SriyonoLONDON – Kepergian pelatih kawakan Pep Guardiola dari Manchester City serta Oliver Glasner yang melambungkan Crystal Palace di pentas eropa tentu sedikit mengagetkan. Sebenarnya misteri apa yang menyelimuti kepergian mereka.
Isu berkembang menyebut factor kelelahan menjadi alasan kuat mereka berhenti menjadi pelatih. Guardiola harus membagi waktu, energi, dan pikirannya untuk memimpin Manchester City dalam menjalani 593 pertandingan selama sepuluh tahun.
Sebanyak 423 dari total pertandingan itu dimenangkan oleh tim Guardiola atau tingkat kemenangan mencapai 71 persen.
Hasilnya, selama dipimpin Guardiola, Manchester City mendapatkan 20 trofi yang terdiri dari enam trofi juara Liga Premier, lima Piala Liga, tiga Piala FA, tiga trofi Community Shields, satu Liga Champions, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Dunia Klub.
Seperti ketika berhenti menjadi pelatih Barcelona pada 2012 setelah empat tahun menukangi klub Spanyol itu, Guardiola menyatakan akan rehat sebelum aktif lagi menjadi pelatih.
Sebaiknya Anda baca juga:
Walau tak mengakhiri karier emasnya di City dengan trofi Liga Premier dan Liga Champions, Guardiola tetap bisa mempersembahkan Piala FA dan Piala Liga kepada The Citizens.
Cerita hampir sama dengan takaran lebih rendah terjadi pada Oliver Glasner.
Glasner memimpin Crystal Palace selama 375 hari atau dua setengah musim untuk mempersembahkan tiga trofi, meliputi Piala FA, Community Shields, dan Liga Conference Europa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi tim yang tak pernah menjuarai liga utama, sukses Palace menjuarai Liga Conference adalah simbol untuk sukses besar era Glasner.
Pelatih asal Austria itu telah membawa perubahan besar pada Crystal Palace, walau peringkat akhir klub ini pada musim ini lebih rendah ketimbang dua musim sebelumnya.
Musim ini Palace finis pada urutan ke-15 setelah pada satu dan dua musim sebelumnya tuntas pada peringkat 12 dan 10.
Tahun lalu Glasner mempersembahkan Piala FA yang menjadi tiket masuk Liga Conference musim ini yang Kamis (28/5) dini hari, mereka juarai setelah mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 dalam final di Leipzig, Jerman.
Musim depan, walau finis di papan bawah, Palace akan tetap bermain dalam kompetisi Eropa pada tingkat lebih tinggi di Liga Europa, karena berstatus juara Liga Conference.
Tetap Pergi
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!