Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selundupkan Bagian Satwa Langka Plus Senapan Angin, Jaringan Jalur Laut Maluku Kepergok di Ambon

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 17:25 WIB | Oleh:
Selundupkan Bagian Satwa Langka Plus Senapan Angin, Jaringan Jalur Laut Maluku Kepergok di Ambon Doc: ANTARA/Dedy Azis
Ket. Tanduk rusa dan senjata tajam sitaan Kodaeral IX Ambon di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon di Ambon, Minggu (24/5).

AMBON - Personel Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon bersama tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bagian tubuh satwa dilindungi berupa tanduk rusa serta sejumlah senjata ilegal di Pelabuhan Umum Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Sabtu (23/5). 

Danton Pengamanan Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Letnan Dua Laut (H) Ricko Aditya di Ambon, Minggu, mengatakan pengungkapan tersebut dilakukan saat tim gabungan melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang yang hendak menaiki Kapal Motor (KM) Nggapulu.

"Keberhasilan ini berawal dari kewaspadaan petugas saat melakukan pemeriksaan rutin di terminal penumpang. Ketika paket bawaan melewati mesin X-Ray, petugas menemukan adanya kejanggalan sehingga langsung dilakukan pemeriksaan manual secara mendalam," katanya.

Ia menjelaskan KM Nggapulu saat itu bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, dengan rute pelayaran dari Ternate, Maluku Utara, menuju Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang berupa enam buah tanduk rusa, dua pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm, empat parang, satu samurai, tiga badik, serta satu kerambit.

Menurut Ricko, seluruh barang ilegal tersebut langsung diamankan untuk proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

"Barang bukti bagian satwa dilindungi telah diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku, sedangkan senapan angin dan senjata tajam diserahkan ke Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon," ujarnya.

Ia menegaskan kegiatan pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral IX Ambon, dalam menjaga keamanan objek vital nasional sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui pencegahan perdagangan satwa liar secara ilegal.

Ricko menambahkan meskipun ditemukan upaya penyelundupan barang terlarang, kondisi di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon secara umum tetap aman dan terkendali.

"Pengawasan akan terus diperketat guna menjamin kelancaran arus penumpang serta mencegah masuk dan keluarnya barang berbahaya maupun ilegal melalui jalur laut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.