Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SIG Terima Penghargaan 2 Green Leadership, 3 PROPER Emas, dan 5 PROPER Hijau dari KLH

📅 Rabu, 26 Feb 2025, 19:45 WIB | Oleh:
SIG Terima Penghargaan 2 Green Leadership, 3 PROPER Emas, dan 5 PROPER Hijau dari KLH Doc: istimewa
Ket. SIG dan anak usahanya meraih dua Green Leadership, tiga PROPER Emas, dan lima PROPER Hijau pada ajang penghargaan PROPER 2024 di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Senin (24/2).

JAKARTA - PT Semen Indonesia (SIG) mendapat penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

SIG dan anak usahanya dianugerahi tiga PROPER Emas dan lima PROPER Hijau karena dinilai memiliki kinerja di atas yang dipersyaratkan dengan hasil kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik. Berhasil lampaui capaian tahun lalu dengan dua PROPER Emas, kali ini SIG Group menambah jumlah menjadi tiga PROPER Emas yang masing-masing diraih oleh Pabrik Tuban, Jawa Timur (SIG), serta dua Pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yaitu di Cilacap, Jawa Tengah dan di Lhoknga, Aceh.

Sementara itu, PROPER Hijau diraih oleh Pabrik Indarung (PT Semen Padang), Pabrik Pangkep (PT Semen Tonasa), Pabrik Rembang (PT Semen Gresik), PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Tuban, serta pabrik PT Semen Baturaja Tbk. Prestasi membanggakan tersebut tak lepas dari komitmen dan visi kepemimpinan Direktur Utama SIG, Donny Arsal yang pada akhirnya mengantarkannya menerima penghargaan Green Leadership Utama. Direktur salah satu anak usaha yaitu PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Asri Mukhtar, juga menerima penghargaan Green Leadership Madya.

Donny Arsal merasa bersyukur atas capaian tersebut dan mendedikasikan penghargaan tersebut kepada semua stakeholder perusahaan yang memberikan kontribusi terbaiknya, sehingga SIG menjadi perusahaan dari industri bahan bangunan dengan PROPER Emas terbanyak.

Prestasi ini makin memantapkan SIG memimpin transformasi industri bahan bangunan menuju ekonomi hijau, yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, serta kesejahteraan sosial.

“Penghargaan PROPER tahun 2024 dari KLH merupakan apresiasi pemerintah atas hasil kerja kolektif manajemen dan seluruh karyawan SIG, dukungan dari Dewan Komisaris, serta kolaborasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan. Pencapaian ini tentunya semakin memotivasi kami untuk selalu menjalankan operasional berkelanjutan berdasarkan prinsip prosperity, people dan planet,” kata Donny.

Donny menambahkan, berprinsip pada tiga pilar berkelanjutan, SIG mengusung program-program andalan salah satunya Ecopark Kambangsemi di Tuban, Jawa Timur, sebuah lahan pascatambang yang ditransformasi dan dimanfaatkan sebagai sarana wisata edukasi pertanian, peternakan, dan perikanan.

Pengembangan Ecopark Kambangsemi diperluas dengan pemanfaatan limbah tongkol jagung sebagai bahan bakar alternatif untuk membantu menurunkan emisi karbon dalam proses produksi semen.

Selain itu, di Cilacap, Jawa Tengah, pabrik yang dioperasikan oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk mengintegrasikan kelompok rentan dengan ekosistem ekonomi sirkular.

Program ini memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan dengan mengolah sampah menjadi produk upcycled dan pemanfaatan kembali sebagai bahan bakar alternatif Refused-Derived Fuel (RDF).

Selain berdampak positif terhada lingkungan, program ini juga berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui penjualan produk upcycle.

Sementara itu, di Lhoknga, Aceh, PT Solusi Bangun Andalas menjalankan Program Solusi Bersama Jaga Ekosistem Pesisir dan Laut Bebas Sampah yang menjadi solusi masalah limbah kelapa yang menumpuk.

Limbah kelapa diproses menjadi cocofiber, yaitu produk bernilai yang dapat digunakan menjadi filtrasi air. Produk ini membantu efisiensi penggunaan air khususnya ketika musim kemarau melanda.

Limbah kelapa juga diolah menjadi cocopeat yang digunakan sebagai media tanam kelompok tani di daerah tersebut. “Selain membantu perusahaan mendapatkan bahan bakar alternatif dan melindungi lingkungan dari dampak negatif akibat limbah tongkol jagung yang tidak terkelola dengan baik, program ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi para petani,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.