Edukasi Tentang Keselamatan Kereta Api kepada Pelajar di Nganjuk
📅 Sabtu, 01 Agu 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim PenulisNganjuk - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, memberikan edukasi keselamatan perjalanan kereta api kepada pelajar di Nganjuk, sebagai upaya menanamkan disiplin keselamatan sejak dini.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengemukakan kegiatan edukasi ini menjadi bagian dari kampanye keselamatan perjalanan kereta api yang dilakukan KAI secara berkelanjutan.
"Anak-anak adalah agen perubahan yang sangat efektif. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini bahwa jalur kereta api bukanlah tempat bermain, melainkan area steril yang bahayanya sangat tinggi," katanya di Nganjuk, Sabtu.
Tohari mengatakan edukasi kepada anak-anak diharapkan tidak hanya membentuk kedisiplinan bagi diri sendiri, tetapi juga mendorong mereka mengingatkan teman dan keluarga mengenai pentingnya keselamatan di sekitar jalur kereta api.
"Keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya tugas KAI, melainkan tanggung jawab kita bersama. Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan sektor pendidikan, kita dapat menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang maupun di sepanjang jalur rel," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sosialisasi yang digelar di MI Al Huda Bogo, Dusun Kedung Banteng, Desa Bogo, Kecamatan Nganjuk tersebut diikuti ratusan pelajar dan guru.
Tim Pengamanan (PAM) Daop 7 Madiun yang hadir langsung memberikan materi secara interaktif mengenai berbagai aturan keselamatan di lingkungan perkeretaapian.
Materi yang disampaikan antara lain larangan bermain atau beraktivitas di sekitar jalur rel, bahaya melempari kereta api, pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta kedisiplinan ketika melintasi perlintasan sebidang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para siswa juga diingatkan menerapkan prinsip "Berteman" atau Berhenti, Tengok Kanan-Kiri, Aman, Jalan saat hendak melintasi perlintasan sebidang.
Selain memberikan edukasi, KAI Daop 7 Madiun juga menyalurkan bantuan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) berupa paket peralatan ibadah untuk mendukung sarana dan prasarana di MI Al Huda Bogo, Nganjuk.
KAI Daop 7 Madiun berharap kegiatan tersebut dapat mendukung upaya peningkatan kesadaran keselamatan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan pendidikan di wilayah operasionalnya.
"Kami berharap adik-adik di MI Al Huda Bogo ini tidak hanya menerapkan disiplin untuk diri sendiri, tetapi juga ikut mengingatkan teman dan keluarga di rumah," kata Tohari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!