Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Menhub Mulai Bahas Tarif Baru dengan Maskapai
📅 Jumat, 22 Mei 2026, 05:45 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan pembahasan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat dilakukan bersama maskapai dan pemangku kepentingan sebagai respons terhadap dampak geopolitik global terhadap biaya operasional penerbangan.
Menhub mengatakan dalam jangka pendek, pemerintah terlebih dahulu memformulasikan penyesuaian biaya tambahan (fuel surcharge) sebagai respons terhadap kenaikan harga avtur yang berdampak pada biaya operasional maskapai penerbangan.
"Selanjutnya kita akan bicara mengenai TBA-nya (tiket pesawat) ya," kata Menhub ditemui seusai menghadiri rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (21/5).
Menhub menyampaikan hal itu ketika dikonfirmasi mengenai pernyataan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPW) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang akan melakukan pembahasan bersama Kementerian Perhubungan mengenai harga tiket pesawat imbas geopolitik global.
Dudy mengatakan hingga saat ini pihaknya belum ada pertemuan khusus dengan Menko IPW untuk membahas kebijakan TBA secara lebih rinci.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita belum ketemu dengan Pak Menko. Tapi untuk jangka pendek ini kan kita memformulasikan fuel surcharge, penyesuaiannya terhadap kenaikan avtur. Untuk TBA kita akan bicara dengan airlines dan juga stakeholder lain termasuk dengan Kemenko Infra," jelas Dudy.
Menurutnya, pembahasan bersama maskapai terkait penyesuaian fuel surcharge telah dilakukan dan mendapat kesepakatan karena dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar industri mampu beradaptasi terhadap kenaikan biaya bahan bakar.
Setelah kebijakan fuel surcharge dijalankan, pemerintah akan melanjutkan pembahasan mengenai tarif batas atas dengan melibatkan maskapai penerbangan, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Koordinator Infrastruktur serta pihak terkait lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita sebenarnya sudah bahas itu. Maksudnya untuk jangka pendek dengan airlines sudah sepakat bahwa untuk fuel surcharge ini yang dirasakan yang paling mereka butuhkan supaya mereka bisa beradaptasi dengan kenaikan harga avtur," jelasnya.
Menhub menegaskan pembahasan tarif batas atas memiliki peluang untuk dilakukan ke depan, dengan fokus pada kemungkinan penyesuaian kenaikan batas tarif guna menjaga keberlanjutan layanan penerbangan nasional.
"Oh iya (ada potensi untuk pembahasan TBA tiket pesawat) pasti, pasti. Bukan turun TBA nya, tapi naik TBA-nya," beber Dudy.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan penyesuaian tarif batas atas (TBA) tiket pesawat dilakukan secara terukur mempertimbangkan kondisi masyarakat dan kenaikan harga energi dunia imbas konflik Timur Tengah.
"Memang tidak selalu mudah untuk menghadapi dinamika dunia seperti ini, tetapi mudah-mudahan ada perbaikan situasi dan sekaligus juga (harga tiket pesawat) tidak terlalu memberatkan masyarakat," kata AHY di Jakarta, Minggu (17/5).
Menurut dia, konflik dan ketegangan dunia berdampak langsung terhadap kenaikan harga energi global yang kemudian mempengaruhi biaya operasional sektor transportasi udara dan layanan penerbangan nasional secara keseluruhan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!