Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Laporan: AS dan Israel Ingin Menempatkan Mantan Presiden Ahmadinejad sebagai Pemimpin Iran

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Laporan: AS dan Israel Ingin Menempatkan Mantan Presiden Ahmadinejad sebagai Pemimpin Iran Doc: Istimewa
Ket. New York Times menulis, serangan udara AS pada masa awal perang ditujukan untuk membebaskan mantan presiden itu dari tahanan rumah.

WASHINGTON DC - Pertanyaan baru muncul mengenai upaya Amerika Serikat dan Israel untuk menggulingkan rezim Iran setelah diklaim bahwa Israel ingin menempatkan mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad yang populis berkuasa.

Kepresidenan Ahmadinejad yang penuh gejolak, dari tahun 2005 hingga 2013, ditandai dengan serangan-serangan yang membakar Israel, tetapi ia mengubah citranya menjadi kritikus rezim dan pembela kaum miskin setelah berselisih dengan pemimpin tertinggi Ali Khamenei.

Dari The Guardian, diklaim bahwa Israel membom sebuah gedung keamanan di dekat rumahnya di Teheran untuk membantunya melarikan diri dari tahanan rumah, tetapi ia merasa tidak nyaman dengan operasi tersebut.

Rencana tersebut, yang dilaporkan oleh New York Times, secara luas dianggap tidak masuk akal atau sebagai disinformasi yang disebarkan oleh pendukung Ahmadinejad atau dinas intelijen Israel.

Namun, episode ini menunjukkan bahwa AS dan Israel terlalu melebih-lebihkan oposisi terhadap rezim dan kemampuan mereka sendiri untuk menjatuhkannya dengan serangan udara.

Presiden Donald Trump, yang menghadapi kemarahan domestik atas kenaikan harga gas, telah berupaya untuk melepaskan diri dari konflik tersebut tetapi mempertimbangkan lebih banyak serangan udara untuk memaksa Teheran memenuhi persyaratannya.

Presiden AS mengatakan pada hari Senin bahwa ia telah menunda serangan baru setelah intervensi dari para pemimpin Teluk. Tetapi pada hari Selasa ia melakukan panggilan telepon panjang dengan perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang membahas potensi dimulainya kembali permusuhan.

Ditanya apakah Israel dapat dihentikan dari menyerang Iran, Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu: “Netanyahu akan melakukan apa pun yang saya inginkan. Dia orang yang hebat, bagi saya dia orang yang hebat.”

 Trump mengatakan ia ingin melihat Selat Hormuz dibuka tetapi membantah berada di bawah tekanan, menambahkan: “Saya tidak terburu-buru. Semua orang mengatakan ‘oh, pemilihan paruh waktu’, saya tidak terburu-buru. Idealnya saya ingin melihat beberapa orang terbunuh daripada banyak. Kita bisa melakukannya dengan cara apa pun.”

Teheran, yang percaya cengkeramannya pada ekonomi Barat semakin ketat, menolak untuk menyetujui tuntutan Washington tentang pengayaan uranium domestik. Mereka ingin menunda negosiasi tentang masa depan program nuklirnya dan sebagai gantinya fokus pada pencabutan sanksi sebagai imbalan atas pengakhiran blokade Selat Hormuz.

AS telah melancarkan blokade balasan terhadap pelabuhan Iran dalam upaya untuk menghentikan pengiriman minyaknya, yang terutama menuju ke China sebagai sumber pendapatan ekspor terbesar mereka. Korps Garda Revolusi Islam memperingatkan bahwa mereka akan memperluas perang di luar wilayah tersebut jika Trump melanjutkan serangannya.

Media Iran memperlakukan laporan New York Times dengan skeptis, dan mengatakan mantan presiden itu tidak berada di bawah tahanan rumah.

Pada saat serangan awal Israel terhadap Teheran, pada 28 Februari, terdapat laporan di media Iran bahwa Ahmadinejad telah tewas dalam serangan terhadap rumahnya.

Kemudian terungkap bahwa pos keamanan di luar rumahnya di Narmak, timur laut Teheran, telah terkena serangan – serangan yang dikonfirmasi oleh citra satelit. Spekulasi muncul bahwa Ahmadinejad akan menggunakan kekacauan tersebut untuk merebut kekuasaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.