Tiongkok dan AS Bahas Pengurangan Tarif Barang Senilai Rp529 Triliun
📅 Kamis, 21 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKesepakatan itu juga mencakup revisi sejumlah klausul penting, termasuk penundaan penerapan klausul “sunset” hingga akhir 2029 dan penghapusan klausul “sunrise” yang sebelumnya diperdebatkan.
Meski mendapat dukungan mayoritas parlemen, sejumlah anggota legislatif UE masih menilai kesepakatan itu terlalu menguntungkan AS. Politikus Partai Hijau Uni Eropa Anna Cavazzini menyebut perjanjian tersebut “merugikan Uni Eropa”, walau di sisi lain diakui dapat menciptakan stabilitas ekonomi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!