Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terpapar Zat Misterius, Tiga Orang Tewas, Belasan Petugas Dilarikan ke RS di Meksiko

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 10:26 WIB | Oleh:
Terpapar Zat Misterius, Tiga Orang Tewas, Belasan Petugas Dilarikan ke RS di Meksiko Doc: AP
Ket. Petugas mengevakuasi jenazah di Mountainair, NM, Rabu, 20 Mei 2026, setelah beberapa orang meninggal dan lebih dari selusin petugas pertolongan pertama terpapar zat tak dikenal.

MOUNTAINAIR — Tiga orang tewas dan lebih dari selusin petugas pertolongan pertama harus dikarantina dan diperiksa pada hari Rabu (20/5) karena kemungkinan terpapar zat tidak dikenal setelah dipanggil ke lokasi dugaan overdosis narkoba di sebuah rumah di pedesaan New Mexico, kata pihak berwenang.

Kepolisian Negara Bagian New Mexico mengatakan tiga dari empat orang yang ditemukan tak sadarkan diri di dalam rumah di sebelah timur Albuquerque telah meninggal, sementara yang keempat sedang dirawat di rumah sakit di Albuquerque.

Selama proses tanggap darurat, petugas pertolongan pertama terpapar zat tersebut dan mulai mengalami gejala termasuk mual dan pusing, kata pihak berwenang.

Antonette Alguire, seorang petugas pemadam kebakaran sukarelawan dari Mountainair, membantu memberikan CPR kepada seorang wanita di luar rumah, menyaksikan paramedis dan petugas pemadam kebakaran mulai batuk, muntah, dan pusing di helipad.

Dia mengatakan tidak pernah masuk ke dalam rumah dan tidak mengalami gejala apa pun, tetapi menggambarkan pengalaman yang yang dialaminya menakutkan.

“Kurasa kita harus mulai mengenakan pakaian pelindung bahan berbahaya (hazmat) saat melakukan panggilan darurat dan menggunakan oksigen,” katanya. “Kita sudah sampai pada titik di mana kita harus hidup dalam ketakutan, bahkan saat menyelamatkan nyawa.”

Para pejabat di Rumah Sakit Universitas New Mexico mengkonfirmasi bahwa 23 pasien yang terpapar telah diperiksa dan didekontaminasi setelah diangkut ke rumah sakit. Sebagian besar adalah petugas tanggap darurat yang tidak menunjukkan gejala dan kemudian dipulangkan. Tim medis terus memantau tiga pasien yang menunjukkan gejala pada Rabu malam, menurut pihak rumah sakit.

Dua petugas tanggap darurat dilaporkan dalam kondisi serius, kata Petugas Wilson Silver dari Kepolisian Negara Bagian New Mexico.

Kepala EMS Mountainair, Josh Lewis, yang pertama kali memasuki kediaman tersebut, dirawat di rumah sakit semalaman untuk observasi, kata Walikota Mountainair, Peter Nieto.

Wali kota telah mengunggah di media sosial bahwa masalah kesehatan tersebut tidak terkait dengan paparan karbon monoksida atau gas alam. Ia mengatakan kepada Associated Press, para pejabat sedang berupaya mengidentifikasi zat tersebut.

“Mereka tidak tahu apakah itu narkotika. Mereka tidak tahu apakah itu sesuatu yang lain. Mereka tidak tahu apakah itu campuran keduanya,” katanya.

Dia mengatakan paramedis yang dipulangkan dari rumah sakit tidak boleh membawa pulang apa pun yang mereka kenakan saat tiba di lokasi kejadian, termasuk cincin kawin dan kacamata.

“Saat ini, para penyelidik meyakini zat tersebut mungkin ditularkan melalui kontak dan tidak meyakini zat tersebut dapat ditularkan melalui udara,” kata Silver.

Saat petugas penegak hukum dari berbagai instansi tetap berada di lokasi kejadian hingga Rabu sore, tiga jenazah diletakkan di atas tandu dan kemudian dimasukkan ke dalam sebuah van putih lalu dibawa pergi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Riset Ungkap Potensi Kendalikan El Nino

52 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Riset Ungkap Potensi Kendal...
Nasional
Pajak “Marketplace” Dim...
Nasional
Reformasi Partai Politik Ku...
Pendaftaran LPDP Tahap 2 Dibuka, Ini Sosialisasi Kebijakan dan Persyaratan Terbarunya!

Pendaftaran LPDP Tahap 2 Dibuka, Ini Sosialisasi Kebijakan dan Persyaratan Terbarunya!

09 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
IHSG Hari Ini Panen Sentimen Positif
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.