Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Presiden Trump Akhiri Gencatan Senjata, AS dan Iran Kembali Saling Gempur

31 Jumat, 10 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Presiden Trump Akhiri Gencatan Senjata, AS dan Iran Kembali Saling Gempur Presiden Trump Akhiri Gencatan Senjata, AS dan Iran Kembali Saling Gempur Doc: AFP/AFPTV
Ket. Rekaman video serangan baru terhadap Iran yang dibagikan Komando Pusat Militer AS di platform media sosial X, Kamis (9/7)

Dubai – Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali saling melancarkan serangan pada Kamis (9/7), memasuki hari kedua berturut-turut dalam eskalasi konflik yang berpusat di Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak paling strategis di dunia.

Dilansir dari Channel NewsAsia, selat Hormuz menjadi titik panas terbaru di kawasan Timur Tengah. Teheran bersikeras mempertahankan kendali atas jalur tersebut, meski sebelum serangan gabungan AS-Israel pada Februari lalu, selat itu terbuka bagi pelayaran internasional.

Sehari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata dengan Iran telah "berakhir". Meski demikian, ia masih membuka peluang bagi dimulainya kembali perundingan dengan Teheran dan menegaskan bahwa setiap operasi militer akan berlangsung singkat.

Militer AS menyatakan serangan terbaru ditujukan untuk melemahkan kemampuan Iran mengancam kebebasan navigasi di Selat Hormuz, menyusul serangan terhadap sejumlah kapal dagang yang melintas di kawasan tersebut.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengungkapkan pihaknya menyerang sekitar 90 sasaran militer Iran, termasuk gudang rudal, fasilitas drone, serta pusat logistik militer di sepanjang pesisir negara itu.

Iran merespons dengan cepat. Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang "infrastruktur dan fasilitas utama" di pangkalan militer AS Arifjan dan Ali Al Salem di Kuwait, serta Juffair dan Sheikh Isa di Bahrain.

Seorang jurnalis AFP melaporkan terdengar ledakan di ibu kota Bahrain, Manama. Sementara itu, pemerintah Kuwait menyatakan berhasil mencegat sejumlah rudal dan drone yang diarahkan ke wilayahnya.

Media pemerintah Iran melaporkan serangan udara AS juga menghantam sebuah jembatan kereta api di timur laut Iran. Kantor berita resmi IRNA menyebut pangkalan militer di pesisir Bushehr—lokasi satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir sipil Iran—ikut menjadi sasaran.

Sebelumnya, suara jet tempur terdengar di atas Pulau Kish, sementara ledakan mengguncang sejumlah kota pelabuhan seperti Bandar Abbas, Konarak, dan Chabahar. Beberapa wilayah dilaporkan mengalami pemadaman listrik.

"Ini adalah pembalasan atas pemboman kapal-kapal oleh Iran kemarin," tulis Trump melalui platform Truth Social pada Rabu (8/7). Ia juga memperingatkan bahwa serangan berikutnya akan dibalas dengan tindakan yang lebih keras.

Saat berbicara kepada wartawan di atas pesawat Air Force One, Trump mengungkapkan bahwa pihak Iran sempat menghubunginya dan disebut "sangat ingin mencapai kesepakatan". Namun, ia tidak menjelaskan siapa yang melakukan komunikasi tersebut dan kemudian menyebut Iran sebagai pihak yang "agak gila", sehingga kembali meragukan peluang tercapainya kesepakatan damai.

Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan Selat Hormuz hanya akan dibuka berdasarkan kesepakatan yang melibatkan Iran.

"AS masih belum belajar bahwa intimidasi dan pelanggaran janji tidak lagi tanpa konsekuensi. Jika Anda menyerang, Anda akan diserang," tulis Ghalibaf melalui akun X.

Perang Meluas

Di tengah meningkatnya konflik, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres kembali menyerukan semua pihak menahan diri demi mencegah perang meluas. Seruan serupa juga disampaikan Pakistan yang selama ini berperan sebagai mediator dalam dialog AS-Iran.

Pemerintah Iran menyatakan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi telah berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Qatar. Keduanya menekankan pentingnya penyelesaian persoalan regional melalui jalur diplomasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Pemkot Bekasi Segera Bangun "Flyover" Bulak Kapal

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Segera Bangun...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.