Arema FC Borong Bek Asing! Marcos Santos Beber Alasan di Balik Strategi Tahan Gempuran
📅 Rabu, 13 Agu 2025, 18:56 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ananto Pradana
MALANG - Pelatih Arema FC Marcos Santos mengungkap alasan memborong empat bek asing musim ini. Strategi itu dilakukan untuk memperkuat lini belakang usai kebobolan banyak pada musim lalu.
"Saya melihat musim kemarin kebobolan banyak jadi kami mendatangkan pemain, seperti Luiz (Gustavo), Yann Motta, dan Odivan (Koerich)," kata Marcos di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu.
Selain itu ketiga pilar asing itu, Arema FC juga merekrut satu pemain tambahan, yakni Matheus Blade asal Brazil.
Dengan masuknya Blade sebagai amunisi terbaru, Arema FC total telah memiliki sebanyak empat pemain belakang impor.
Manajemen klub berjuluk Singo Edan kemudian melepas satu pilar asing di lini belakang tim, Thales Lira ke Persija Jakarta dengan status pinjaman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penguatan di lini belakang sekaligus menjadi strategi tim dalam mengantisipasi adanya pemain yang mengalami cedera.
"Kami punya banyak pemain berkualitas bagus tetapi liga panjang, bisa ada yang cedera. Sehingga harus disiapkan semuanya," ucapnya.
Dalam pertandingan melawan PSBS Biak yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (11/8), Marcos Santos langsung memainkan dua rekrutan anyar di lini pertahanan, yakni Luiz Gustavo dan Yann Motta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dua pemain itu mampu tampil solid dalam melaksanakan tugas mengawal pertahanan. Hasilnya, Arema FC sukses memenangkan pertandingan melawan PSBS dengan skor 4-1.
Sedangkan, untuk sektor tengah dan depan Arema total mendatangkan empat pemain, yakni Betinho berposisi sebagai gelandang bertahan, Valdeci Moreira berposisi sebagai gelandang serang, Paulinho Moccelin mengisi pos penyerang sayap kiri, dan Ian Puleio yang berposisi sebagai penyerang sayap kanan.
Jika mengacu ke laman transfermarkt.co.id, pada musim ini Arema FC total memiliki jumlah pemain sebanyak 37 orang.
Marcos menyampaikan tak merasa khawatir dengan jumlah materi pemain yang dimiliki. Sebab, itu akan meningkatkan persaingan antar punggawa untuk berebut satu tempat di masing-masing posisi pada setiap pertandingan.
"Setiap pertandingan yang bermain itu kan 11 orang, jadi harus siap ketika dibutuhkan," tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!