Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Samsung Hindari Krisis Produksi Chip, Aksi Mogok 50 Ribu Pekerja Ditunda

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Samsung Hindari Krisis Produksi Chip, Aksi Mogok 50 Ribu Pekerja Ditunda Doc: AFP
Ket. Choi Seung-ho berbicara kepada wartawan usai menghadiri pertemuan mediasi di Komisi Hubungan Perburuhan Nasional di Sejong, Korea Selatan, pada Rabu (20/5).

Seoul - Serikat pekerja Samsung Electronics mengumumkan penundaan rencana mogok kerja yang sebelumnya dijadwalkan dimulai Kamis (21/5), setelah negosiasi dengan manajemen kembali dilanjutkan dengan melibatkan Menteri Tenaga Kerja Korea Selatan.

Manajemen Samsung dan serikat pekerja kembali menggelar pembicaraan pada Rabu (20/5) sebagai upaya terakhir untuk mencegah aksi mogok terkait sengketa bonus karyawan.

Serikat pekerja sebelumnya mengancam akan melakukan mogok setelah perundingan mengenai bonus tahunan mengalami kebuntuan. Kondisi tersebut sempat memicu kekhawatiran terhadap potensi gangguan produksi semikonduktor di perusahaan pembuat chip memori terbesar dunia itu.

Namun pada Rabu malam, serikat pekerja menyatakan aksi mogok “ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut” sambil menunggu pemungutan suara terkait kesepakatan upah sementara.

Pemungutan suara akan diikuti seluruh anggota serikat dan berlangsung pada 23-28 Mei 2026.

Menteri Tenaga Kerja Korea Selatan Kim Young-hoon mengatakan manajemen Samsung dan serikat pekerja berhasil mencapai kesepakatan sementara melalui negosiasi sukarela.

Ia juga mengapresiasi kedua pihak yang tetap mempertahankan dialog hingga akhir proses negosiasi.

Pihak manajemen Samsung turut menyampaikan permintaan maaf atas kekhawatiran yang muncul akibat konflik tersebut dan berjanji membangun hubungan industrial yang lebih konstruktif ke depannya.

Aksi mogok ini diperkirakan akan jauh lebih besar dibandingkan mogok kerja tahun 2024 yang melibatkan sekitar 6.000 pekerja. Ketegangan muncul karena karyawan menilai distribusi keuntungan perusahaan dari booming kecerdasan buatan atau AI tidak dilakukan secara adil.

Samsung sebelumnya melaporkan lonjakan laba operasional kuartal pertama sekitar 750 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai kapitalisasi pasar perusahaan juga untuk pertama kalinya menembus 1 triliun dolar AS pada Mei 2026.

Serikat pekerja menuntut penghapusan batas bonus yang saat ini maksimal 50 persen dari gaji tahunan serta meminta 15 persen laba operasional dialokasikan untuk bonus karyawan.

Menurut pengacara serikat pekerja, sekitar 50.500 pekerja semula direncanakan menghentikan aktivitas produksi selama 18 hari.

Sementara itu, manajemen Samsung menilai tuntutan serikat pekerja terlalu berlebihan dan dapat mengganggu prinsip dasar pengelolaan perusahaan.

Perselisihan tersebut menjadi perhatian besar di Korea Selatan karena sektor semikonduktor menyumbang sekitar 35 persen ekspor nasional dan menjadi tulang punggung ekonomi negara itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

MILITER

TNI AD Tertibkan Rumah Dinas

28 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
TNI AD Tertibkan Rumah Dinas
Nasional
Keberhasilan UU Polri Berga...
Megapolitan
Penumpang Keberatan Tarif T...

Kemeriahan Galuh Ethnic Carnival di Ciamis

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Galuh Ethnic Car...

Raker Komisi II DPR Bahas RKA/RKP

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Raker Komisi II DPR Bahas R...

XLSMART Bravo 500 Summit 2026

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
XLSMART Bravo 500 Summit 2026
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.