Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Jakarta Diberitahu Cara Menghindari Hantavirus

📅 Senin, 18 Mei 2026, 11:20 WIB | Oleh:
Warga Jakarta Diberitahu Cara Menghindari Hantavirus Doc: ist
Ket. antisipasi kesehatan

JAKARTA – Masyarakat diingatkan untuk menghindari hantavirus. Kepala Dinas Kesehatan  Jakarta Ani Ruspitawati mengimbau agar masyarakat waspada saat membersihkan area yang terdapat kotoran tikus guna menghindari penyebaran Hantavirus.

“Yang perlu diwaspadai adalah pada saat masyarakat membersihkan tempat-tempat yang memang di situ indikasi ada banyak tikus, harus ada kewaspadaan karena penularannya ada beberapa macam,” kata Ani saat dijumpai di kawasan Jakarta Barat, Senin.

Dia menyebutkan apabila kotoran, air liur, maupun kencing dari tikus tersebut bercampur dengan partikel udara dan terhirup, maka virus tersebut dapat menyebar.

Terlebih, apabila seseorang melakukan kontak langsung dengan sekresi tikus yang terkontaminasi Hanta atau kemudian secara langsung digigit oleh tikus.

Untuk itu, Ani mengimbau jika ingin membersihkan area yang terdapat kotoran tikus, masyarakat perlu memastikan ventilasinya baik.

Selain itu, dia juga mengingatkan agar tidak membersihkan kotoran tersebut dalam keadaan kering.

“Jadi, harus disemprot dulu dengan disinfektan. Kalau di rumah, kita bisa menggunakan cairan pemutih yang biasa ada di rumah sebagai disinfektan sebelum dibersihkan kotorannya,” ujar Ani.

Sebelumnya, dia juga mengimbau agar masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menghindari penyebaran Hantavirus.

“Cuci tangan sebelum melakukan aktivitas, sesudah melakukan aktivitas. Kemudian, kalau kita berada di tempat-tempat yang ada kemungkinan terkontaminasi atau bekerja di tempat-tempat yang kotor dan kemungkinan ada tikus, jangan lupa pakai masker, mungkin pakai pengaman yang lain,” ungkap Ani.

Dia pun mengingatkan agar masyarakat tidak panik menghadapi virus tersebut. Menurut Ani, virus tersebut bukan merupakan virus yang baru ditemukan seperti pandemi Covid-19. Ia mengungkapkan virus tersebut sudah dimonitor setiap tahun. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.