Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BlokM Terus Dibenahi, Peletakan Batu Pertama Dilakukan Pekan Depan  

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 12:27 WIB | Oleh:
BlokM Terus Dibenahi, Peletakan Batu Pertama Dilakukan Pekan Depan    Doc: ist
Ket. kawasan menarik dibenahi

JAKARTA – Untuk mengembalikan kejayaan, Kawasan Blok M terus dibenahi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta. Maka, pemprov segera melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking penataan kawasan Blok M Hub, Jakarta Selatan, pada pekan depan.

“Untuk Blok M sebenarnya sudah ada kesepakatan antara MRT dengan developer yang ada. Dan dalam minggu depan ini saya akan hadir untuk launching sekaligus groundbreaking di tempat itu,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setelah melakukan kunjungan ke Mal Pelayanan Publik di Jalan Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat.

Pramono menjelaskam akan ada dua menara baru yang dibangun di tempat tersebut. Namun, ia akan merinci tinggi dari menara tersebut setelah melakukan peletakan batu pertama.

Tak hanya itu, di kawasan tersebut nantinya juga dibangun apartemen, hotel, hingga mal.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Blok M Hub akan dibangun bersama pengembang yang telah dipilih.

“Tapi yang jelas TOD itu dikembangkan bersama dengan developer yang profesional dan kredibel, yang sudah selama ini juga mempunyai kontribusi banyak dalam pembangunan di Jakarta,” papar Pramono.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PT MRT Jakarta akan bekerja sama dengan salah satu pengembang besar untuk penataan kawasan Blok M Hub, Jakarta Selatan.

Menurut Pramono, konsep desain transisi kawasan Blok M Hub telah dibahas dalam rapat dan mendapat persetujuannya.

Ke depannya, Blok M Hub akan ditata menjadi lebih teratur dan terencana. Selain itu, penataan kawasan juga diharapkan berdampak terhadap aktivitas ekonomi di sekitar Blok M.

"Sehingga dengan demikian, Blok M itu akan menjadi kawasan yang lebih teratur, terstruktur, terencana, dan mudah-mudahan secara ekonomi akan membawa perbaikan untuk kawasan itu," ungkap Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.