Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunungkidul Akan Kembangkan Pohon Pisang Empat Tandan

📅 Senin, 18 Mei 2026, 18:25 WIB | Oleh:
Gunungkidul Akan Kembangkan Pohon Pisang Empat Tandan Doc: antara foto
Ket. Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, di Dusun Wonongso, Kapanewon Ngawen, Gunungkidul, Senin (18/5).

YOGYAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berencana mengembangkan varietas pohon pisang yang dapat berbuah hingga empat tandan di salah satu kebun milik warga di Padukuhan Wonongso, Gunungkidul.

“Melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) kami telah meninjau langsung lokasi kebun di Wonongso dan varietas itu memiliki potensi untuk dikembangkan," kata Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, di Yogyakarta, Senin (18/5).

Endah berencana untuk membudidayakan dan menangkarkan varietas pohon pisang tersebut secara lebih luas, bahkan pohon tersebut berpotensi menjadi ikon baru untuk Kapanewon Ngawen.

"Mungkin ke depan kita bisa memberikan nama khusus untuk varietas ini agar dapat menjadi ikon baru bagi Kapanewon Ngawen, khususnya Kelurahan Tancep," katanya.

Upaya tersebut, lanjut Endah, diharapkan dapat memperkuat posisi Kabupaten Gunungkidul sebagai pemasok utama kebutuhan pisang di DIY sekaligus sebagai bentuk upaya memperkuat ketahanan pangan mandiri.

"Makan apa yang kita tanam, dan tanam apa yang kita makan," kata Endah.

Pemilik pohon pisang di Dusun Wonongso, Kapanewon Ngawen, Gunungkidul Pringadi mengatakan cukup terkejut dengan kemunculan pohon pisang yang bisa menghasilkan lebih dari satu tandan, bahkan sampai empat tandan.

"Satu batang pohon pisang ini memiliki kemampuan untuk menumbuhkan anakan yang tumbuh kembar, bisa menghasilkan lebih dari satu tandan," kata Pringadi.

Ia menceritakan bibit pisang tersebut berasal dari Sambirejo yang merupakan hasil program KKN dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kala itu, lanjut Pringadi, Dusun Wonongso ditunjuk sebagai daerah penyangga untuk program budidaya pisang tersebut.

"Secara fisik, pisang ini termasuk dalam jenis Ambon, namun memiliki perbedaan dengan Ambon Jawa pada umumnya," katanya.

Menurutnya, ukuran buah pisang dari pohon tersebut berwarna hijau dengan rasa yang manis serta ukuran buah yang relatif besar.

"Satu pohon yang dipanen pernah terjual dengan harga mencapai Rp130.000," kata Pringadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Posko Siaga PLN Istana Waki...
Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.