Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Serang Anggap Belum Perlu Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Pemkab Serang Anggap Belum Perlu Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan Doc: antara foto
Ket. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiah, di Serang, Jumat (14/8).

SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, menyatakan penetapan status siaga darurat bencana kekeringan hingga saat ini masih belum perlu diberlakukan di wilayah tersebut.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiah, di Serang, Jumat (14/8), mengatakan penundaan penetapan status tersebut karena kondisi kekeringan di lapangan dinilai masih terkendali dan dapat diatasi oleh pemerintah daerah beserta jajaran.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemkab Serang masih menunggu arahan dan data pemantauan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum melangkah pada penetapan status kebencanaan.

"Karena kita belum ada juga arahan atau bahan dari BMKG, dan sekarang memang kita belum menetapkan status siaga darurat di wilayah kita. Terkait pengajuan status siaga darurat dari BPBD, dokumen tersebut masih dalam tahap kajian," katanya.

Meski belum merasa perlu menetapkan status siaga darurat, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Serang tidak tinggal diam dan terus berjibaku turun langsung ke lapangan.

Pemerintah daerah secara aktif terus menyalurkan bantuan pasokan air bersih kepada masyarakat dengan mengoptimalkan pola koordinasi lintas sektoral.

"Kemarin juga banyak bantuan dari TNI, Polri, kemudian kita juga telah menggerakkan dari PDAM dan mitra-mitra strategis untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih," ujarnya.

Sementara itu, meskipun status darurat belum ditetapkan, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat dampak kemarau panjang terus meluas.

Tercatat sebanyak 6.745 Kepala Keluarga (KK) kini terdampak krisis air bersih yang tersebar di tujuh kecamatan, bertambah dari kondisi sebelumnya yang melanda lima kecamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Nasional
KPK Berwenang Jemput Paksa ...
Nasional
Mineral Kritis Harus Beri M...
Nasional
Aksi Penyampaian Aspirasi B...
DEMONSTRASI

Prancis Perpanjang Jam Malam

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Prancis Perpanjang Jam Malam
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.