Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sri Lanka Batasi Pembelian BBM: Mobil Maksimal 15 Liter dan Motor 5 Liter per Minggu

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 16:18 WIB | Oleh:
Sri Lanka Batasi Pembelian BBM: Mobil Maksimal 15 Liter dan Motor 5 Liter per Minggu Doc: AFP

ISTANBUL - Pemerintah Sri Lanka memberlakukan penjatahan bahan bakar pekanan (per pekan/mingguan) untuk kendaraan umum di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pasokan minyak global.

Sistem penjatahan berbasis kode QR tersebut mulai berlaku sejak Minggu (15/3), menurut laporan media setempat Daily Mirror.

Menurut sistem tersebut, jatah pekanan BBM diberikan sebanyak 15 liter untuk mobil, 5 liter untuk sepeda motor, 15 liter untuk kendaraan beroda tiga, dan 60 liter untuk bus.

Warga setempat tidak akan bisa membeli bahan bakar tanpa kode QR yang sah, dan semua pemilik kendaraan harus mendaftarkan kendaraan mereka melalui situs resmi pemerintah.

Pemerintah Sri Lanka menyebut langkah tersebut adalah untuk mencegah penimbunan bahan bakar dan "panic buying", serta memastikan distribusi adil stok bahan bakar yang terbatas dan menjaga kegiatan ekonomi dasar tetap berjalan.

Pemberlakuan sistem kode QR tersebut mengakibatkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Sri Lanka, khususnya pada hari pertama sistem tersebut berlaku.

Menurut pejabat setempat, Sri Lanka memiliki stok bahan bakar minyak untuk 27 hari dan stok bahan bakar diesel untuk 33 hari.

Lebih lanjut, asosiasi petugas medis pemerintah Sri Lanka, GMOA, memperingatkan bahwa kuota bahan bakar yang dialokasikan tidak cukup bagi para dokter untuk menjalankan tugasnya dengan baik.

Juru bicara GMOA, dr. Chamil Wijesinghe, mengatakan, jatah pekanan 15 liter BBM untuk mobil masih kurang bagi tenaga medis untuk melakukan perjalanan dan merespons panggilan darurat.

Terlebih, banyak dokter yang tinggal jauh dari tempat kerja mereka dan seringkali bekerja dengan sistem panggilan siaga, sehingga mereka dituntut harus siap berangkat dalam waktu singkat.

Meski di tengah kenaikan harga diesel dan kekhawatiran atas pasokan minyak, kementerian tenaga dan energi Sri Lanka menjamin pasokan listrik akan tetap stabil.

Pejabat setempat memastikan Sri Lanka memiliki jumlah bahan bakar yang cukup untuk operasional pembangkit listrik tenaga termal, sementara pembangkit listrik tenaga air dan tenaga surya juga membantu memastikan keamanan pasokan listrik.

Sri Lanka juga meningkatkan upaya diplomasi demi memastikan suplai bahan bakar tambahan dari India, Russia, dan Tiongkok.

Sementara itu di Malaysia, pelaku industri pariwisata setempat meminta pemerintah untuk memberi subsidi bahan bakar sementara bagi operator transportasi wisata karena kenaikan harga BBM membuat biaya operasional melonjak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.