Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dari Pangkalpinang, Otak-otak Makin Populer di Dunia Kuliner Nusantara

📅 Sabtu, 16 Mei 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dari Pangkalpinang, Otak-otak Makin Populer di Dunia Kuliner Nusantara Doc: ANTARA/ Aprionis
Ket. Kuliner Otak-Otak Kota Pangkalpinang.

PANGKALPINANG – Kekayaan kuliner Nusantara menjadi salah satu identitas budaya Indonesia yang begitu beragam dan kaya rasa.

Setiap daerah memiliki makanan khas dengan cita rasa, bumbu, dan cara pengolahan yang berbeda, mencerminkan tradisi serta kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.

Di sisi lain, kuliner Nusantara juga memiliki potensi besar untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Banyak makanan tradisional kini semakin dikenal luas, bahkan mampu menembus pasar internasional berkat inovasi dan promosi yang terus berkembang.

Karena itu, menjaga keaslian rasa sekaligus beradaptasi dengan tren modern menjadi langkah penting agar kuliner lokal tetap diminati lintas generasi.

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin menyebutkan kuliner otak-otak Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah menjadi kuliner nusantara karena banyak digemari masyarakat Indonesia.

"Otak-Otak makanan khas Kota Pangkalpinang ini sudah menjadi kuliner nusantara, karena digemari oleh berbagai kalangan di Indonesia," kata Saparudin saat membuka Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang Ke-2 Tahun 2026 di Pangkalpinang, Jumat (15/5) sore.

Ia mengatakan Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang Ke-2 Tahun 2026 digelar pada 15-17 Mei di Taman Merdeka Kota Pangkalpinang untuk memperkenalkan produk kuliner khas Kota Pangkalpinang, yaitu otak-otak menjadi kuliner nusantara yang dipasarkan secara global.

"Kita berharap pelaku usaha kreatif untuk lebih mengkreasikan, mengemas otak-otak ini menjadi sebuah produk yang lebih menarik untuk menarik masyarakat di nusantara ini," ujarnya.

Ia menjelaskan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI telah menetapkan Kota Pangkalpinang menjadi kota kreatif dan otak-otak sebagai produk kuliner nusantara.

"Otak-otak Pangkalpinang memiliki cita rasa yang khas dan terenak di nusantara bahkan dunia, karena memiliki bahan dasar ikan laut segar sehingga telah menjadi representasi kreativitas dan kearifan lokal masyarakat di daerah ini," katanya.

Selain itu, kuliner otak-otak ini juga menjadi bagian dari produk ekonomi kreatif yang dapat terus dikembangkan melalui inovasi rasa, kemasan, pemasaran digital hingga pengembangan wisata kuliner.

"Otak-otak ini memiliki peluang besar untuk menjadi produk unggulan daerah yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing dan memperkuat perekonomian masyarakat di daerah ini," katanya.

Ia menambahkan sesuai dengan tagline Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang Ke-2 Tahun 2026 "Otak-otak Pangkalpinang terenak sedunia" diharapkan menjadi identitas dan promosi daerah yang mampu mengangkat citra Pangkalpinang sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Polisi Vietnam Sita 500 Kucing Curian yang akan Diambil Dagingnya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Polisi Vietnam Sita 500 Kuc...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.