PKK Berau Ajak Ibu Beri ASI Eksklusif untuk Cegah Stunting
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 16:17 WIB | Oleh: SujarBERAU - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengajak kaum ibu yang baru melahirkan rutin memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif agar anak tumbuh sehat dengan perkembangan optimal, sekaligus untuk mencegah stunting.
"Untuk itu, ibu yang baru melahirkan harus mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga kesehatan agar ASI untuk sang buah hati bisa maksimal, sehingga anak menjadi sehat dan terhindar dari stunting," ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Berau Sri Aslinda Gamalis, di Berau, Selasa.
Hal ini penting untuk mendukung program Pemkab Berau yang tahun ini menargetkan prevalensi menjadi 14 persen. Sementara berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) resmi tahun 2024 prevalensi stunting di Berau sebesar 23,4 persen, kemudian data pencatatan rutin pada 2025 dengan prevalensi stunting 21,7 persen.
Dalam penurunan stunting ini Pemkab Berau menjalankan sejumlah kegiatan seperti program ikan murah setiap kecamatan untuk mempermudah akses memperoleh protein hewani, pemberian vitamin A dan obat cacing.
Kemudian Program Bapak Asuh guna memberikan nutrisi tambahan dan pendampingan khusus bagi anak berisiko stunting, intervensi menyasar kelompok prioritas secara terarah, dapur gizi dan edukasi kader, penguatan peran posyandu, hingga sanitasi lingkungan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sedangkan PKK memiliki peran yang tidak kalah penting, yakni melalui dukungan pembangunan berbasis keluarga melalui 10 program pokok PKK, disesuaikan potensi lokal tiap kampung, fokus pada gizi, kesehatan, dan pola asuh. Termasuk edukasi menyasar ibu hamil dan ibu memiliki anak usia 0–2 tahun sebagai kelompok paling krusial," katanya.
Untuk itu, pihaknya pun gencar mengingatkan kepada kaum ibu di berbagai kesempatan, termasuk bertepatan dengan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin, 17 Agustus kemarin. Ia bersama sejumlah pengurus PKK setempat mengunjungi para ibu yang menjalani proses persalinan di RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb, Berau.
Saat kunjungan, terdapat satu anak lahir bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan, 17 Agustus. Sementara empat ibu lainnya masih menunggu proses persalinan di Ruang Ponex RSUD tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan itu, Sri Aslinda juga menyerahkan bingkisan kepada ibu yang baru melahirkan dan yang masih menunggu persalinan, termasuk bingkisan untuk dua bidan purnatugas di Ruang Ponex.
"Mudah-mudahan anak-anak yang lahir di hari bersejarah ini selalu sehat dan menjadi anak yang saleh serta salehah. Berikan ASI eksklusif hingga dua tahun agar kebutuhan gizi anak tercukupi dan tidak mengalami stunting," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!