Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yak Putih: Permata Atap Dunia yang Menjaga Denyut Kehidupan Himalaya

5 Kamis, 14 Mei 2026, 23:41 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Yak Putih: Permata Atap Dunia yang Menjaga Denyut Kehidupan Himalaya Yak Putih: Permata Atap Dunia yang Menjaga Denyut Kehidupan Himalaya Doc: Pexels/KIM GUAN CHU

DI dataran tinggi Tibet yang diselimuti salju dan dikelilingi pegunungan Himalaya, hidup seekor hewan yang dianggap suci sekaligus langka: yak putih Tibet.

Dengan bulu tebal berwarna putih bersih dan tubuh besar yang gagah, yak putih bukan hanya simbol kekuatan alam pegunungan, tetapi juga bagian penting dari budaya dan kehidupan masyarakat Tibet.

Yak atau bos grunniens merupakan hewan khas dataran tinggi Asia Tengah, terutama di wilayah Tibet, Nepal, dan Tiongkok barat.

Namun, yak putih adalah variasi langka dari yak pada umumnya, yang biasanya berwarna coklat tua atau hitam.

Yak putih hanya ditemukan di wilayah Tibet bagian utara dan barat, pada ketinggian di atas 4.000 meter di atas permukaan laut, di mana suhu bisa turun hingga -30°C.

Tubuh mereka dilindungi oleh lapisan bulu panjang dan tebal yang membantu menahan suhu ekstrem, sementara paru-paru besar memungkinkan mereka bernapas di udara tipis pegunungan.

Bagi masyarakat Tibet, yak putih bukan sekadar hewan ternak, mereka dianggap hewan suci yang membawa keberuntungan dan kesucian.

Yak putih sering muncul dalam festival keagamaan dan upacara Buddhis, serta menjadi simbol spiritualitas dan ketenangan.

Di beberapa daerah, bulu yak putih digunakan untuk hiasan kuil, pakaian upacara biksu, atau bendera doa Lungta karena dipercaya membawa energi positif dan perlindungan dari roh jahat. Berikut fakta unik hewan yak putih tibet yang menakjubkan:

1. Sangat Langka

Hanya sekitar 1 dari 10.000 yak yang lahir dengan bulu putih alami. Karena itu, yak putih dianggap permata Himalaya oleh masyarakat lokal.

2. Tahan Suhu Dingin

Yak memiliki bulu berlapis dua, lapisan dalam lembut seperti wol, dan lapisan luar panjang serta tahan air. Ini membuat mereka bisa bertahan hidup di suhu ekstrem yang bahkan bisa membekukan logam.

3. Bernapas di Ketinggian Ekstrem

Paru-paru yak jauh lebih besar daripada sapi biasa, memungkinkan mereka menyerap oksigen di udara tipis dataran tinggi tanpa kesulitan.

4. Sumber Kehidupan bagi Penduduk Tibet

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Ini Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2026

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Rona
Ini Daftar Lengkap Pemenang...
Megapolitan
BMKG: Jakarta Diperkirakan ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.