Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yak Putih: Permata Atap Dunia yang Menjaga Denyut Kehidupan Himalaya

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 23:41 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Paru-paru yak jauh lebih besar daripada sapi biasa, memungkinkan mereka menyerap oksigen di udara tipis dataran tinggi tanpa kesulitan.

4. Sumber Kehidupan bagi Penduduk Tibet

Yak menjadi sumber utama susu, daging, wol, hingga bahan bakar kotoran kering di daerah pegunungan. Susu yak putih bahkan dianggap lebih bergizi dan lembut dibanding yak hitam.

5. Simbol Spiritual dan Keberuntungan

Dalam kepercayaan Buddha Tibet, yak putih melambangkan kemurnian, kekuatan, dan keseimbangan hidup.

Lukisan yak putih sering ditemukan di kuil atau rumah-rumah penduduk sebagai penolak bala. Karena kelangkaannya, yak putih memiliki nilai ekonomi tinggi. Produk seperti wol yak putih, mentega yak putih, dan kulitnya sangat diminati wisatawan serta kolektor. Namun, perburuan dan perubahan iklim mulai mengancam populasi yak putih di alam liar.

Pemerintah Tibet dan komunitas lokal kini berupaya melindungi spesies ini melalui peternakan konservasi, di mana yak putih dibiakkan dengan pengawasan ketat agar tidak punah.

Selain nilai budaya dan ekonomi, yak putih juga menjadi daya tarik wisata khas Tibet. Wisatawan yang datang ke Lhasa atau Danau Namtso sering disambut oleh yak putih berhias kain warna-warni dan lonceng perak, sebagai ikon keramahan masyarakat dataran tinggi.

Banyak pengunjung rela berfoto dengan yak putih atau membeli produk olahan seperti wol dan mentega sebagai suvenir khas Himalaya. Yak putih Tibet bukan hanya hewan yang menakjubkan dari segi biologi, tetapi juga simbol spiritualitas dan ketahanan manusia terhadap alam ekstrem.

Keindahan dan keunikan hewan ini mencerminkan harmoni antara alam, budaya, dan kehidupan masyarakat Tibet. Di tengah gempuran modernisasi dan perubahan iklim, melestarikan yak putih berarti menjaga warisan alam dan budaya yang tak ternilai dari atap dunia dataran tinggi Tibet. RRI

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.