Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Mantan Pejabat di Bank Bengkulu Ditetapkan Tersangka Korupsi

📅 Rabu, 13 Mei 2026, 10:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua Mantan Pejabat di Bank Bengkulu Ditetapkan Tersangka Korupsi Doc: ANTARA
Ket. Salah satu tersangka kasus korupsi Bank Bengkulu saat akan dibawa ke Rutan Bengkulu, Selasa malam (12/5/2026).

KOTA BENGKULU – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu menetapkan JF dan FH sebagai mantan Kepala Bagian Kredit dan Pemasaran Bank Bengkulu terkait kasus korupsi penyaluran kredit multiguna pensiun tahun 2018–2019.

"Penetapan terhadap kedua tersangka dilakukan usai penyidik menemukan dua alat bukti yang cukup usai perkara naik ke penyidikan," kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Bengkulu, Yuharmen Yakub, di Kota Bengkulu, Rabu (13/5).

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyidik, ditemukan adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh kedua tersangka dengan melakukan realisasi penyaluran kredit tidak sesuai SOP perbankan.

Untuk modus yang digunakan oleh tersangka yaitu menipu, memaksa, membujuk para debitur melalui petugas marketing PTTaspen ASA dalam proses penyaluran kredit multiguna pensiun tahun 2018 hingga 2019

Atas perbuatannya, negara mengalami kerugian sebesar Rp5,8 miliar dari realisasi anggaran sebesar Rp10,75 miliar dengan 75 debitur.

"Intinya adanya perbuatan melawan hukum dengan kedua tersangka sudah mencairkan Penyaluran Kredit multiguna pensiun tahun 2018-2019 terhadap 75 debitur, namun realisasinya penyaluran tidak berdasarkan SOP yang ada pada Bank Bengkulu sehingga negara dirugikan hingga Rp5,8 miliar," ujar dia.

Untuk itu, lanjut Yuharmen, kedua tersangka dikenakan pasal 603 Undang Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP juncto pasal 18 Undang Undang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 20 KUHP dan atau pasal 604 Undang Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP juncto pasal 18 Undang Undang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 20 KUHP.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, keduanya langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Bengkulu hingga 14 hari ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.