Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program HUT ke-61 PGN: Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas

📅 Senin, 11 Mei 2026, 10:07 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Program HUT ke-61 PGN: Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas Doc: istimewa
Ket. Rayakan HUT ke-61, PGN Subholding Gas Pertamina menghadirkan program inovatif yang menggabungkan kepedulian lingkungan dengan dukungan terhadap transportasi rendah emisi melalui penukaran botol plastik menjadi kupon pengisian Bahan Bakar Gas (BBG) bagi Komunitas Bajaj Gas (Komogas)

JAKARTA- Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk/PGN, Subholding Gas Pertamina menghadirkan program inovatif yang menggabungkan kepedulian lingkungan dengan dukungan terhadap transportasi rendah emisi melalui penukaran botol plastik menjadi kupon pengisian Bahan Bakar Gas (BBG) bagi Komunitas Bajaj Gas (Komogas).

Melalui program ini, setiap botol plastik yang dikumpulkan dihargai Rp400 dengan maksimal penukaran sebanyak 61 botol per peserta. Tidak hanya mendorong pengurangan sampah plastik, inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen PGN dalam menerapkan ekonomi sirkular, di mana sampah yang terkumpul akan diolah kembali menjadi produk bernilai guna.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan program ini dihadirkan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik sekaligus memperkuat pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan melalui penggunaan BBG.

“Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mendukung penggunaan energi yang lebih bersih,” jelas Fajriyah dalam keterangannya, Senin (11/5).

Dia menambahkan, inisiatif tersebut menjadi wujud komitmen PGN dalam menghadirkan program yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan.

“Kami berharap program ini dapat menjadi langkah kecil yang menghadirkan dampak besar, baik dalam mengurangi sampah plastik maupun meningkatkan kesadaran masyarakat untuk beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), Santiaji Gunawan, mengungkapkan permasalahan pengelolaan sampah plastik saat ini menjadi tantangan bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak. Terlebih, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memproyeksikan seluruh Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Indonesia berpotensi penuh pada tahun 2030 apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

“Melalui program ini, kami ingin mendorong kesadaran bahwa sampah plastik tidak harus berakhir di TPAS, tetapi dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi,” tuturnya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Santiaji menjelaskan, penukaran botol plastik bisa dilakukan di kantor pusat PGN, di mana seluruh sampah yang terkumpul nantinya akan dikelola bersama Kertabumi Recycling Centre sebelum diteruskan ke Bank Sampah Al-Bustaniyah untuk diolah kembali melalui metode Plastic Waste to Souvenir.

“Kami ingin memastikan bahwa sampah yang dikumpulkan benar-benar memiliki siklus pemanfaatan lanjutan sehingga tidak berakhir di tempat pembuangan akhir. Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra pengelola sampah, botol plastik dapat diubah menjadi produk yang lebih bernilai seperti furniture dan paving block,” terangnya.

Muslikhudin, Koordinator Komunitas Bajaj Gas (Kobagas) mengapresiasi langkah PGN menghadirkan program penukaran botol plastik menjadi kupon BBG. Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu meningkatkan kesadaran anggota komunitas terhadap pentingnya pengelolaan sampah plastik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi para pengemudi bajaj gas.

“Program ini sangat positif karena mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan cara yang sederhana namun berdampak nyata. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan sampah sekaligus mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Helm Pintar Pendeteksi Kant...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

13 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.