Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Parkir Jakarta Makin Canggih, Sistem E-TRAPT Bakal Catat Kendaraan Masuk Secara Real Time

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 18:40 WIB | Oleh:
Parkir Jakarta Makin Canggih, Sistem E-TRAPT Bakal Catat Kendaraan Masuk Secara Real Time Doc: Pexels
Ket. Potensi kebocoran pendapatan dari sektor parkir menjadi sorotan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. Legislator menilai digitalisasi sistem parkir off street perlu segera diterapkan untuk memperkuat pencatatan transaksi sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

JAKARTA - Potensi kebocoran pendapatan dari sektor parkir menjadi sorotan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. Legislator menilai digitalisasi sistem parkir off street perlu segera diterapkan untuk memperkuat pencatatan transaksi sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta Jupiter mengatakan seluruh operator parkir off street di Jakarta harus mulai beralih ke sistem pembayaran nontunai. Langkah itu dinilai penting agar transaksi parkir lebih transparan dan mudah diawasi pemerintah daerah.

"Digitalisasi wajib dilakukan. Semua operator wajib menggunakan sistem pembayaran cashless," kata Jupiter usai memimpin rapat kerja bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Ruang Rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta, Rabu (6/5).

Ia menilai sektor parkir off street memiliki potensi besar dalam mendongkrak pendapatan daerah. Pasalnya, banyak gedung di Jakarta memiliki lahan parkir yang dikelola pihak operator swasta maupun pengelola gedung.

Namun, menurut Jupiter, sistem pencatatan manual masih membuka celah kebocoran pendapatan. Karena itu, DPRD mendorong agar pengawasan transaksi dilakukan secara digital dan terintegrasi.

"Kami ingin PAD dari parkir off street tidak lagi bocor," ujarnya.

Selain sistem pembayaran nontunai, Pansus juga mendesak percepatan penerapan Pajak Parkir Transaksi Elektronik atau E-TRAPT oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta.

Sistem tersebut sebelumnya telah direkomendasikan DPRD sejak 12 November 2025. Melalui E-TRAPT, seluruh kendaraan yang masuk dan keluar area parkir dapat tercatat secara real time.

"Kami sudah merekomendasikan agar E-TRAPT segera dipasang sehingga seluruh kendaraan masuk dan keluar dapat terdata secara real time," tutur Jupiter.

Menurut dia, integrasi data parkir menjadi langkah penting agar pemerintah daerah dapat memantau transaksi secara akurat. Sistem itu juga diharapkan membuat kewajiban pajak operator parkir terhadap Pemprov DKI Jakarta dapat dipungut secara tepat.

Pansus menilai pembenahan tata kelola parkir harus menjadi prioritas karena sektor tersebut masih memiliki potensi besar untuk meningkatkan PAD Jakarta. Digitalisasi dinilai menjadi solusi agar sistem parkir lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pemkot Bandung Selidiki Kas...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.