Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 15:50 WIB | Oleh:
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong ulama dan habaib untuk terus mengambil peran dalam menjaga kerukunan dan memperkuat toleransi di Jakarta. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan sekitar 1.500 pengurus Forum Ulama Habaib (FUHAB) Jakarta di Jakarta International Velodrome, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (18/8).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong ulama dan habaib untuk terus mengambil peran dalam menjaga kerukunan dan memperkuat toleransi di tengah perubahan Jakarta. Pesan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri pelantikan sekitar 1.500 pengurus Forum Ulama Habaib (FUHAB) Jakarta di Jakarta International Velodrome, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (18/8).

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan FUHAB sebagai organisasi kemasyarakatan yang dinilai mampu menghadirkan kesejukan di tengah kehidupan masyarakat. Ia juga menilai komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi salah satu nilai penting yang perlu terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.

"Saya ingin mengucapkan selamat karena bagaimanapun FUHAB ini adalah organisasi kemasyarakatan yang betul-betul pandangannya, cara berpikirnya itu membuat kesejukan kehidupan di masyarakat karena mereka betul-betul memegang teguh bahwa NKRI itu adalah harga mati," ujar Pramono.

Kepengurusan FUHAB tidak hanya mencakup wilayah Jakarta, tetapi juga melibatkan ulama dan habaib dari kawasan aglomerasi di sekitarnya. Menurut Pramono, luasnya jaringan tersebut dapat menjadi kekuatan untuk membangun komunikasi sekaligus mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.

Perkuat Kerukunan dan Karakter Generasi Muda

Pramono menyebut keberadaan ulama dan habaib memiliki posisi penting dalam pembangunan Jakarta karena perannya tidak sebatas pada urusan keagamaan. Mereka juga diharapkan ikut menjaga persaudaraan, memperkuat toleransi, serta memberikan pembinaan kepada generasi muda agar memiliki karakter yang kuat di tengah perkembangan zaman.

"Peran ulama dan habaib sangat penting dalam membangun Jakarta. Bukan hanya dalam kehidupan keagamaan, tetapi juga dalam menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, dan membina generasi muda," ungkapnya.

Pelantikan pengurus FUHAB Jakarta dan sekitarnya tersebut dihadiri sekitar 1.500 orang yang berasal dari berbagai wilayah. Pramono menyebut jaringan tersebut mencakup 267 kelurahan dan 44 kecamatan di Jakarta, serta kawasan seperti Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Besarnya cakupan kepengurusan tersebut dinilai dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menghadapi berbagai dinamika sosial. Komunikasi yang terbangun di tingkat masyarakat diharapkan mampu membantu menciptakan suasana Jakarta yang tetap kondusif, inklusif, dan harmonis.

Jakarta Menuju Kota Global

Pramono menegaskan transformasi Jakarta menjadi kota global harus dibarengi dengan pembangunan kualitas manusia. Menurut dia, kemajuan kota tidak cukup hanya diukur melalui pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari karakter, moral, serta kualitas kehidupan sosial warganya.

"Jakarta sedang bergerak menjadi kota global. Karena itu, kemajuan Jakarta tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus diikuti kualitas manusia, karakter, moral, dan kehidupan sosial yang baik," tuturnya.

Dalam konteks tersebut, FUHAB diharapkan dapat terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pembinaan yang memberikan rasa aman dan kesejukan. Organisasi tersebut juga didorong ikut merawat persaudaraan serta membantu mencari jalan keluar atas berbagai persoalan sosial yang berkembang di Jakarta.

"Saya berharap FUHAB bisa terus hadir dekat dengan masyarakat, memberikan pembinaan yang menyejukkan, merawat persaudaraan, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial di Jakarta," katanya.

Pemprov DKI Buka Ruang Kolaborasi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata Pramono, siap memperkuat kerja sama dengan FUHAB bersama berbagai elemen masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pembangunan Jakarta tetap berjalan dengan mengedepankan keamanan, toleransi, martabat, serta nilai-nilai yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Pramono menilai perkembangan Jakarta sebagai kota global tidak boleh membuat masyarakat kehilangan pijakan terhadap nilai agama, budaya, dan kearifan lokal. Karena itu, keterlibatan tokoh agama menjadi salah satu bagian penting untuk memastikan perubahan kota tetap berjalan seimbang dengan penguatan kehidupan sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...

Aldila Belum Mampu Mencapai Semifinal US Open

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Belum Mampu Mencapai...
Megapolitan
Senyum, Salam, Sapa, dan Sa...
Advertisement
PVMBG: Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi

PVMBG: Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.