Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Afrika Selatan Deteksi Hantavirus Andes yang Ditularkan dari Manusia ke Manusia

8 Kamis, 07 Mei 2026, 14:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Afrika Selatan Deteksi Hantavirus Andes yang Ditularkan dari Manusia ke Manusia Afrika Selatan Deteksi Hantavirus Andes yang Ditularkan dari Manusia ke Manusia Doc: Antara/Xinhua

CAPE TOWN - Afrika Selatan mendeteksi strain Andes yang dapat ditularkan dari manusia ke manusia pada dua kasus hantavirus di negara itu, yang berasal dari penumpang sebuah kapal pesiar yang berkaitan dengan wabah penyakit tersebut, demikian menurut pemaparan menteri kesehatan Afrika Selatan kepada parlemen negara itu pada Rabu (6/5).

Menteri Kesehatan Afrika Selatan Aaron Motsoaledi memberikan pemaparan secara virtual kepada Komite Portofolio Kesehatan di Majelis Nasional Afrika Selatan mengenai implikasi wabah tersebut.

Dalam pemaparan yang diperoleh Xinhua, Motsoaledi mengatakan kedua kasus tersebut berkaitan dengan sebuah klaster penyakit pernapasan akut serius yang dilaporkan oleh kapal pesiar berbendera Belanda yang membawa 147 wisatawan. Kapal tersebut berangkat dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April dan berlayar melintasi Samudra Atlantik Selatan dengan beberapa pemberhentian. Dua kematian dan satu kasus kritis dilaporkan terjadi di atas kapal tersebut.

Menurut pemaparan Motsoaledi, dua penumpang kemudian meninggal dunia setelah turun dari kapal, sementara penumpang satu penumpang lainnya dirawat di rumah sakit di Afrika Selatan setelah menjalani evakuasi medis.

Motsoaledi menjelaskan ada lebih dari 38 strain hantavirus yang telah diketahui. Penyakit ini merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan liar ke manusia, terutama melalui kontak dengan kotoran hewan pengerat.

"Meskipun lebih dari 38 strain virus ini telah diketahui, kami hanya ingin membahas satu strain saja, yang disebut Strain Andes. Ini merupakan strain yang dominan di Amerika Selatan, dan pengujian yang dilakukan Institut Nasional untuk Penyakit Menular (National Institute for Communicable Diseases/NICD) memang menunjukkan bahwa strain inilah yang menjadi penyebab infeksi pada dua orang pasien yang diperiksa di Afrika Selatan," paparnya.

"Ini merupakan satu-satunya strain yang diketahui menyebabkan penularan dari manusia ke manusia, tetapi penularan seperti itu sangat jarang terjadi, dan seperti yang dikatakan sebelumnya, hanya terjadi karena kontak yang sangat dekat," imbuh Motsoaledi.

Presentasi tersebut menambahkan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini mengevaluasi risiko global untuk penyakit ini terbilang rendah, sementara otoritas Afrika Selatan terus melakukan pelacakan kontak dan upaya pemantauan guna mencegah penyebaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Perum Bulog Bandung Jamin S...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.