Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekanan Harga Relatif Mengendur, Ini Catatan BPS Soal Inflasi pada April 2026

📅 Senin, 04 Mei 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tekanan Harga Relatif Mengendur, Ini Catatan BPS Soal Inflasi pada April 2026 Doc: ANTARA/ Zumrotun Solichah
Ket. Ilustrasi-Antrean panjang warga membeli BBM di SPBU Jalan Ahmad Yani, Jember, Jawa Timur akibat isu kelangkaan BBM, beberapa waktu lalu.

JAKARTA – Inflasi yang tetap melandai pada April 2026, meskipun harga BBM nonsubsidi naik di pertengahan bulan, menunjukkan bahwa tekanan harga masih relatif terkendali.

Kenaikan BBM yang biasanya memicu efek rambatan ke berbagai sektor tampaknya tidak sepenuhnya diteruskan ke harga barang dan jasa, mengindikasikan daya beli masyarakat yang masih tertahan serta strategi pelaku usaha dalam menjaga permintaan.

Selain itu, faktor pasokan yang cukup stabil dan kebijakan pengendalian inflasi turut meredam dampak kenaikan energi.

Kondisi ini memberi sinyal bahwa risiko inflasi jangka pendek masih manageable, meski tetap perlu diwaspadai potensi tekanan lanjutan jika penyesuaian harga berlanjut.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono menuturkan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada pertengahan April 2026 belum memberikan dampak yang signifikan terhadap inflasi.

Inflasi pada April 2026 tercatat sebesar 0,13 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), 2,42 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dan 1,06 persen dalam tahun kalender (year-to-date/ytd).

Sebagai perbandingan, inflasi pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,48% secara tahunan (y-on-y). Secara bulanan (m-to-m), inflasi Maret 2026 sebesar 0,41%. Angka tahunan ini melandai dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 4,76%.

“Karena (bensin) ini bobotnya kecil, jadi pengaruh di inflasinya itu relatif tidak begitu besar,” ujar Ateng Hartono di Jakarta, Senin (4/5).

Ia mengungkapkan komoditas bensin, yang merupakan bagian dari Kelompok Pengeluaran Transportasi, hanya mengalami inflasi sebesar 0,34 persen mtm pada April 2026.

Tingkat inflasi tersebut lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,98 persen mtm.

Dengan begitu, komoditas bensin pun memberikan andil inflasi sebesar 0,13 persen terhadap inflasi Kelompok Pengeluaran Transportasi serta andil inflasi 0,02 persen terhadap inflasi umum bulanan April 2026.

Ateng menjelaskan rendahnya andil inflasi komoditas bensin tersebut disebabkan karena kenaikan harga hanya terjadi pada kelompok BBM nonsubsidi.

“Untuk bobot BBM nonsubsidi ini relatif rendah. Kenapa rendah? Karena (BBM) nonsubsidi kan dikonsumsinya di kalangan terbatas, sehingga ya tentunya kalau bobotnya itu rendah, pengaruhnya itu secara keseluruhan ini relatif tidak signifikan,” ucap Ateng.

Ia menuturkan hal yang sama juga terjadi pada komoditas avtur yang mengalami kenaikan harga pada periode April 2026 dibandingkan dengan periode Maret 2026. Menurut data PT Pertamina (Persero), harga avtur meningkat di setiap bandara yang beroperasi di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Indonesia Dorong ACAFTA Buk...
Advertisement
Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.