Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi Mangga Turun, Distan Cirebon Perkuat Standar Budidaya dan Pendampingan Petani

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 15:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produksi Mangga Turun, Distan Cirebon Perkuat Standar Budidaya dan Pendampingan Petani Doc: Antara
Ket. Petani saat menunjukkan buah mangga hasil panen di Cirebon, Jawa Barat.

Cirebon - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memperkuat penerapan standar budi daya mangga dan pendampingan teknisnya untuk menjaga kestabilan produksi buah mangga setelah terjadi penurunan pada 2025.

Kepala Distan Kabupaten Cirebon Deni Nurcahya dalam keterangannya di Cirebon, Jumat (1/5), mengatakan upaya tersebut diarahkan pada pembenahan praktik budidaya di tingkat petani agar hasil kebun tetap optimal.

“Teknik budidaya menjadi langkah utama, untuk merespons berbagai tantangan yang selama ini memengaruhi produktivitas mangga,” katanya.

Data Distan mencatat produksi mangga pada 2022 mencapai 43.351,50 ton, kemudian sedikit menurun menjadi 43.099,74 ton pada 2023.

Ia mengatakan produksi komoditas tersebut, sempat meningkat pada 2024 menjadi 44.776,96 ton, namun mengalami penurunan pada 2025 menjadi 37.922,01 ton.

Menurut Deni, penurunan tersebut disebabkan kombinasi faktor seperti anomali cuaca, serangan organisme pengganggu tanaman, hingga kendala teknis di lapangan.

Ia menuturkan kondisi tersebut mendorong dinas untuk memperkuat pendampingan, sekaligus memastikan standar budi daya diterapkan lebih konsisten.

“Penerapan teknik budidaya di kalangan petani masih belum merata sehingga memicu perbedaan produktivitas antarkebun,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya meningkatkan pendampingan terkait pemangkasan, pemupukan, serta sanitasi kebun agar dilakukan sesuai anjuran.

Selain aspek teknis, kata dia, adaptasi terhadap perubahan iklim pun menjadi perhatian agar proses pembungaan dan pembuahan tidak terganggu.

Ia menyebut pola hujan yang tidak menentu dan periode kemarau yang lebih panjang, bisa berdampak pada jumlah serta mutu hasil panen.

Maka dari itu, pemerintah daerah turut mendorong penguatan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas mangga serta penguatan kelembagaan ekonomi petani.

“Perbaikan tidak hanya difokuskan pada peningkatan produksi, tetapi juga efisiensi sistem secara menyeluruh agar pendapatan petani dapat meningkat,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.