Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan, Akses Pupuk Subsidi untuk Petani Dipermudah

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 02:00 WIB | Oleh:
Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan, Akses Pupuk Subsidi untuk Petani Dipermudah Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi (tengah) di dampingi Direktur Operasi Pupuk Indonesia Dwi Satriyo Annurogo (dua kiri) saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jambi, Kamis (30/4).

Pemerintah menegaskan komitmen negara dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kemudahan akses pembelian pupuk bersubsidi bagi petani yang tersebar di seluruh Indonesia. 

"Kebijakan pemerintah tetap membagi pupuk bersubsidi kepada petani sudah tepat dalam mewujudkan swasembada pangan," kata Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi usai membuka rembuk tani di Jambi, Kamis.

Viva Yoga menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran pupuk subsidi dilakukan secara berjenjang, melalui usulan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) kemudian dikumpulkan oleh pemerintah, kemudian diteruskan ke Kementerian Pertanian. 

Berdasarkan alur tersebut, PT Pupuk Indonesia (Persero) bertanggung jawab menyediakan dan mendistribusikan stok pupuk langsung kepada para petani.

Menurut dia, pola itu merupakan implementasi dari amanat Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kedaulatan bangsa melalui tiga pilar utama terkait pangan, air, dan energi.

Mengenai kondisi di lapangan, khususnya di Provinsi Jambi, ia memastikan bahwa ketersediaan pupuk saat ini dalam kondisi aman dan sesuai jalur (on track).

"Pupuk tersedia sesuai dengan kebutuhan petani, jika ada penyaluran yang belum terdistribusi, itu hanya masalah teknis waktu saja, bukan karena stok kosong," tegasnya.

Direktur Operasi Pupuk Indonesia Dwi Satriyo Annurogo menambahkan untuk memenuhi aspirasi petani, Pupuk Indonesia saat ini mengoperasikan pabrik dalam kapasitas penuh (full capacity) dan berencana melakukan ekspansi kapasitas guna mengakomodasi lebih banyak jenis pupuk subsidi di masa depan.

Pihaknya memastikan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk sebesar 20 persen pada 22 Oktober tahun lalu akan tetap dipertahankan meski di tengah dinamika ekonomi global.

Dwi mengungkapkan hingga 29 April 2026, distribusi pupuk subsidi nasional mencapai 3,15 juta ton, naik signifikan sebesar 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (2,5 juta ton).

Khusus untuk wilayah Jambi, serapan pupuk menunjukkan angka yang sangat positif dan melampaui target, seperti jenis urea mencapai 40 persen, NPK 46 persen hingga akhir April 2026.

Dwi Satriyo memastikan bahwa stok pupuk di Jambi saat ini tersedia sebanyak lebih kurang 3.500 ton. Pupuk Indonesia menjamin akan segera mengisi kembali stok di kios-kios yang menipis akibat tingginya antusiasme petani dalam menebus pupuk.

"Kami siap melaksanakan penambahan kapasitas ini, begitu stok di kios menipis karena langsung diambil petani, akan langsung kami isi kembali. Stok tersedia dan siap didistribusikan," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Derbi DIY, PSS Versus PSIM Sudah Ditunggu-tunggu

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Derbi DIY, PSS Versus PSIM ...

Rezeki Nomplok bagi 5.000 Warga Subang Jawa Barat

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Rezeki Nomplok bagi 5.000 W...
Luar Negeri
Volkswagen Lakukan PHK Besa...

Cara Merawat Anak yang Beraktivitas Semakin Tinggi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cara Merawat Anak yang Bera...
Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong Pe...

Pertama di Indonesia, PON Dilaksanakan di Pinggir Pantai

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pertama di Indonesia, PON D...

MagangHub Jadi Jembatan Fresh Graduate Memasuki Dunia Kerja

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
MagangHub Jadi Jembatan Fre...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.