Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Kalimantan Selatan Hujan Ringan pada 24–28 September

5 Kamis, 24 Sep 2026, 12:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Kalimantan Selatan Hujan Ringan pada 24–28 September BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Kalimantan Selatan Hujan Ringan pada 24–28 September Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Pengendara sepeda motor menorobos hujan di Jembatan Banua Anyar, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

BANJARMASIN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) berpotensi mengalami hujan ringan pada 24–28 September 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, mengatakan berdasarkan pemantauan, pertumbuhan awan hujan di Kalsel ke depan berada pada kategori tinggi dengan peluang hujan sekitar 50 hingga 70 persen.

“Potensi pertumbuhan awan hujan secara umum berada pada kategori tinggi, terutama di bagian utara, barat, dan sebagian wilayah timur Kalsel,” katanya di Banjarbaru, Kamis (24/9).

Hasil pengamatan alat Automatic Rain Gauge (ARG) di sejumlah lokasi, lanjutnya,  menunjukkan curah hujan yang masih sangat rendah.

Di Tabalong misalnya, kata dia, curah hujan yang terukur hanya sekitar 0,10 milimeter. Kondisi tersebut menunjukkan hujan yang terjadi masih belum signifikan.

Sementara itu, berdasarkan model IFS, kondisi cuaca Kalsel secara umum diprakirakan cerah hingga berawan, dengan peluang hujan ringan hampir di seluruh wilayah pada 24–28 September.

“Secara umum cerah hingga berawan, tetapi tetap ada potensi hujan ringan hampir di seluruh Kalimantan Selatan,” kata Ota Welly.

Terkait pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Ota mengatakan kegiatan tersebut telah dilakukan dan direncanakan berlangsung hingga akhir September.

Ia menjelaskan OMC dilakukan dengan menyasar awan-awan yang memiliki potensi menghasilkan hujan. Awan tersebut kemudian disemai menggunakan bahan berupa Natrium Klorida (NaCl) atau garam untuk membantu meningkatkan intensitas curah hujan.

“Ketika ada awan yang berpotensi menghasilkan hujan, awan tersebut yang dikejar untuk disemai atau ditabur NaCl, sehingga diharapkan dapat menambah intensitas curah hujan,” kata Ota.

Meski potensi hujan dalam beberapa hari ke depan umumnya masih dalam kategori ringan, lanjut dia, kegiatan OMC tetap dapat dilakukan apabila terdapat awan yang memenuhi kriteria untuk disemai.

Dengan kondisi tersebut BMKG terus melakukan pemantauan perkembangan awan dan curah hujan di wilayah Kalsel sebagai bahan evaluasi pelaksanaan OMC serta mendukung upaya penanganan dampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
WHO Sebut Enam Langkah Ikli...

BPBD: Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BPBD: Gunung Semeru Luncurk...
Luar Negeri
WHO Setujui Uji Klinis Dua ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.