Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerakan Pangan Murah Menjadi Andalan Utama untuk Menekan Inflasi di Pangkalpinang

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 12:43 WIB | Oleh:
Gerakan Pangan Murah Menjadi Andalan Utama untuk Menekan Inflasi di Pangkalpinang Doc: antara
Ket. pangan murah

PANGKALPINANG – Berbagai cara dilakukan daerah untuk menekan inflasi, seperti melakukan gerakan pangan murah. Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di masyarakat, guna menekan kenaikan harga kebutuhan pokok untuk mengendalikan inflasi tinggi di daerah itu.

"Kita mengintensifkan GPM ini untuk mengendalikan inflasi di daerah ini," kata Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin saat meninjau GPM di Kelurahan Kejaksaan Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pangan dan Pertanian yang berkolaborasi dengan Tim PKK, Bulog dan pelaku usaha se-Kota Pangkalpinang untuk lebih mengintensifkan gerakan pangan murah, operasi pasar dan lainnya untuk menekan kenaikan harga kebutuhan pokok di daerah ini.

"Saya sudah meminta Dinas Pangan dan Pertanian tidak hanya menggelar GPM di Kelurahan Kejaksaan ini, tetapi juga kelurahan-kelurahan lainnya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau," katanya.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida Dwitri mengatakan GPM untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan pangan dengan harga di bawah harga pasar.

"Kegiatan hari ini merupakan GPM ke 16 kalinya di tahun ini dan diharapkan dapat menekan kenaikan harga kebutuhan masyarakat seperti beras, telur, daging ayam, bawang, cabai dan kebutuhan lainnya," ujarnya.

Ia menyatakan GPM di Kelurahan Kejaksaan ini melibatkan PKK, Dinas Kesehatan dan 13 distributor kebutuhan pokok dan Bulog di Kota Pangkalpinang. "Saat ini, kita masih memiliki tiga kali GPM dan akan digelar pada Hari Pangan Sedunia dan menjelang natal, tahun baru, guna menekan kenaikan harga menjelang perayaan hari besar keagamaan tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.