Hikayat dan Identitas yang Terenggut
📅 Kamis, 30 Apr 2026, 07:20 WIB | Oleh: Haryo BronoKeputusan IAU langsung memicu debat besar. Banyak ilmuwan dan masyarakat menilai Pluto masih layak disebut planet. Mereka berpendapat syarat “membersihkan orbit” terlalu kaku. Perdebatan semakin hidup setelah misi NASA melalui wahana New Horizons melintasi Pluto pada 2015.
Foto-foto yang dikirim menunjukkan Pluto bukan benda mati biasa. Pluto memiliki pegunungan es, dataran nitrogen raksasa seperti Sputnik Planitia, atmosfer tipis, kabut biru, dan kemungkinan lautan di bawah permukaan. Temuan itu membuat banyak ilmuwan menilai Pluto lebih kompleks daripada yang dibayangkan. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!