Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ancam Keselamatan, Kabel Semrawut di Kalideres Dikeluhkan Warga

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Ancam Keselamatan, Kabel Semrawut di Kalideres Dikeluhkan Warga Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Kondisi kabel utilitas semrawut di Jalan Peta Barat, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (23/6).

JAKARTA - Kabel utilitas semrawut yang menjuntai hingga ke arah jalan kian meresahkan warga di Jalan Peta Barat dan Jalan Peta Selatan, Kalideres, Jakarta Barat.

Seorang warga di lokasi bernama Adit (33) mengaku hampir setiap hari ada saja truk besar yang tersangkut kabel menjuntai di area tersebut.

Selain itu, tak jarang pula Adit serta warga lainnya harus menyingkirkan kabel-kabel yang akhirnya terputus akibat tersangkut truk.

"Kalau kabel putus kita inisiatif, langsung kita pinggirin sebelum ada korban," kata Adit kepada wartawan di lokasi, Selasa (23/6).

Tepat saat diwawancarai pada Selasa siang itu, sebuah truk besar melintas dan menyenggol kabel udara di lokasi. Adit lantas berlari dan membenahi kabel yang putus usai tersangkut truk besar tersebut.

"Untung enggak kena pengendara lain yang lewat," kata dia.

Adit mengungkapkan, kabel semrawut yang putus itu kerap kali memakan korban. Bahkan, ia mengaku pernah menyiapkan perlengkapan medis seperti antiseptik dan plester untuk mengantisipasi jika ada korban akibat tersangkut kabel.

"Dulu saya sampai bawa betadine, hansaplast, ya buat menolong orang-orang yang jatuh. Dulu pernah ada pasangan muda jatuh, terus saya bawa, saya pinggirin, saya obati," ujarnya.

Adit berharap pemerintah bisa memperhatikan masalah kabel udara yang semrawut di kawasan ini, sebab sudah terlalu sering banyak korban terjatuh.

"Jadi kan kabel putus kena mobil truk tuh, nah kabelnya menjuntai, terus kena motor lewat, terus jatuh. Ya kalau bisa dirapikan gitu biar kelihatan enak dilihat dan enggak mengganggu. Kita sering nolong orang," kata dia.

Hal senada dikatakan, Titi (44), pemilik warung yang bangunannya menjadi salah satu objek untuk mengikat kabel udara yang putus.

"Kalau yang sampai jatuh pernah, ada. Tapi cuma jatuh biasa gitu, enggak sampai bahaya banget," kata dia.

Titi mengaku tidak berani membenahi kabel karena khawatir tersengat listrik.

Namun, ia berharap pemerintah bisa adil dalam melakukan pembenahan kabel udara. Menurutnya, pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya di titik tertentu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.