Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Misi NASA ke Mars Kandas, Robot Penjelajah Hilang Kontak

📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 12:42 WIB | Oleh:
Misi NASA ke Mars Kandas, Robot Penjelajah Hilang Kontak Doc: NASA/Lockheed Martin

LOS ANGELES - Misi Mars Atmosphere and Volatile Evolution (MAVEN), misi pertama NASA yang didedikasikan untuk mengamati atmosfer Mars dan evolusinya, secara resmi telah berakhir setelah kehilangan kontak dengan pesawat ruang angkasanya pada Desember lalu, demikian diumumkan oleh badan tersebut pada hari Rabu (3/6).

Lepas landas pada 18 November 2013, wahana tersebut memasuki orbit Mars pada 21 September 2014. Awalnya dirancang untuk menjalankan misi utama selama satu tahun, MAVEN beroperasi di Planet Merah selama lebih dari 11 tahun dan melampaui usia misi yang direncanakan lebih dari satu dekade, menurut NASA.

Kontak terakhir dengan MAVEN terjadi pada 6 Desember 2025, ketika sinyalnya hilang secara tak terduga setelah melintas di balik Mars.

NASA membentuk dewan peninjau anomali pada Februari untuk mengevaluasi upaya pemulihan dan menilai kondisi wahana antariksa tersebut.

NASA menyatakan bahwa dewan peninjau menyimpulkan wahana antariksa MAVEN tidak dapat dipulihkan dan tidak lagi mampu menjalankan misi ilmu pengetahuan maupun relai data, yang sejalan dengan temuan tim misi.

Temuan awal menunjukkan bahwa MAVEN memasuki rotasi berkecepatan tinggi setelah melintas di balik Mars, sehingga mengacaukan lintasan orbitnya dan pada akhirnya menguras daya baterai. Imbas dari hilangnya daya pada sistem komunikasi membuat MAVEN tidak dapat menghubungi Bumi.

NASA mengatakan bahwa penyebab utama anomali ini masih dalam penyelidikan, dan laporan akhir diperkirakan akan diterbitkan pada akhir tahun ini.

Badan antariksa itu juga telah memulai proses resmi untuk menghentikan misi tersebut, dengan mengikuti prosedur standar untuk mengarsipkan seluruh rangkaian data misi untuk komunitas ilmu pengetahuan dan eksplorasi.

"Data ilmiah yang diberikan MAVEN sangat penting untuk menentukan jenis perlindungan terhadap radiasi dan langkah-langkah keselamatan yang harus kami ambil sebelum mengirim manusia ke Mars," kata Louise Prockter, direktur Divisi Ilmu Planet di Markas Besar NASA di Washington. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.