Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kaji Pengembangan CNG untuk Kurangi Impor LPG

4 Senin, 27 Apr 2026, 14:25 WIB | Oleh:
Pemerintah Kaji Pengembangan CNG untuk Kurangi Impor LPG Pemerintah Kaji Pengembangan CNG untuk Kurangi Impor LPG Doc: antara foto
Ket. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tengah membahas pengembangan compressed natural gas (CNG) sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan impor liquefied petroleum gas (LPG).

Usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4), Bahlil mengatakan opsi CNG masih berada pada tahap pembahasan dan konsolidasi lintas sektor sebelum difinalisasi menjadi kebijakan energi nasional.

“Pengembangan CNG masih dalam pembahasan dan akan difinalisasi. Ini menjadi salah satu alternatif untuk memperkuat kemandirian energi dari sektor LPG,” ujar Bahlil.

Ia menjelaskan, pengembangan CNG merupakan salah satu upaya mendorong kemandirian energi, khususnya dalam mengurangi ketergantungan terhadap LPG yang sebagian besar masih diimpor.

Menurut dia, CNG berasal dari gas bumi dengan komponen utama metana (C1) dan etana (C2) yang ketersediaannya relatif melimpah di dalam negeri. Gas tersebut kemudian dikompresi menggunakan peralatan khusus hingga tekanan sekitar 250–400 bar agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar.

Menurutnya, pemanfaatan CNG memiliki potensi besar karena sumber gas domestik lebih melimpah dibandingkan bahan baku LPG yang bergantung pada propana dan butana (C3–C4) dengan produksi terbatas di Indonesia.

Meski demikian, lanjut dia, pemerintah masih melakukan kajian teknis dan konsolidasi untuk memastikan implementasi CNG berjalan efektif serta memberikan manfaat optimal bagi ketahanan energi nasional.

“Masih dalam tahap konsolidasi agar hasilnya lebih optimal,” katanya.

Sementara itu, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mendorong pemanfaatan CNG sebagai upaya mendukung efisiensi keuangan negara, mengingat sumber energinya berasal dari dalam negeri sehingga dapat menekan impor energi.

Melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia, layanan CNG terus diperluas di berbagai daerah. PGN Gagas menghadirkan produk Gaslink untuk sektor industri, komersial, dan ritel, serta Gasku untuk sektor transportasi darat melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG).

Pemanfaatan CNG juga telah diterapkan dalam sejumlah proyek strategis pemerintah, termasuk penyediaan energi untuk dapur layanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam, Bogor, dan Boyolali.

Dengan potensi tersebut, CNG dinilai dapat menjadi solusi energi yang lebih efisien, praktis, dan ramah lingkungan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap energi bersih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...

Anggaran Perumahan Jakarta Disiapkan Rp1,54 Triliun

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...

Peluang Kerja Membludak Sampai 83.300 Lowongan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Peluang Kerja Membludak Sam...

Tahun Depan Seluruh OPD Bogor Sudah Digitalisasi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tahun Depan Seluruh OPD Bog...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.