Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masih 15 Tahun, Remaja Padang Ini Sudah Berangkat Haji

📅 Senin, 27 Apr 2026, 11:35 WIB | Oleh:
Masih 15 Tahun, Remaja Padang Ini Sudah Berangkat Haji Doc: Antara Foto
Ket. Latifa Syafvina Putri Zuhrizal calon jamaah haji termuda asal Kota Padang Sumatera Barat berusia 15 tahun sebelum bertolak ke tanah suci.

Latifa Syafvina Putri Zuhrizal, remaja berusia 15 tahun asal Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), tidak pernah menyangka dirinya berkesempatan untuk menunaikan ibadah haji di usia yang terbilang begitu muda.

Di saat ribuan, bahkan jutaan orang di Indonesia harus menunggu antrean haji, hingga puluhan tahun, ia malah mendapatkan sebuah "keistimewaan". Latifa bukanlah anak pejabat ataupun konglomerat, melainkan lahir dari keluarga sederhana di salah satu sudut Kota Padang. Sehari-hari, ibunya berjualan kerupuk cabai. Sementara ayah Latifa telah meninggal dunia pada 2021.

Tak disangka, kepergian orang tua laki-lakinya menghadap Sang Pencipta, lima tahun silam, ternyata menjadi permulaan dari perjalanan spiritual Latifa.

Kematian sang ayah tercinta yang bernama Zuhrizal sejatinya menjadi pukulan telak bagi Latifa yang masih berusia belia. Padahal, sebelum berpulang, ayahnya tercatat sebagai calon jamaah haji yang dijadwalkan berangkat bersama sang istri pada 2023.

Dua tahun usai kepergian ayahnya, pihak keluarga bermufakat serta memutuskan agar kuota haji atas nama almarhum dialihkan kepada Latifa. Namun, rencana itu buyar, setelah mengetahui salah satu syarat untuk menunaikan ibadah haji, saat itu ialah minimal berusia 18 tahun, sementara Latifa tidak memenuhi persyaratan tersebut.

"Dulu, pada 2023 memang sempat ingin naik haji, tapi waktu itu umur saya belum cukup," kata Lala, sapaan akrabnya.

Panggilan spiritual itu akhirnya tiba pada musim haji 1447 Hijriah, seiring dengan adanya perubahan usia minimum bagi jamaah calon haji dalam aturan yang dikeluarkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Lala resmi tercatat sebagai calon haji asal Kota Padang yang tergabung pada kelompok terbang (kloter) pertama. Ia sekaligus menjadi calon jamaah haji termuda dari Sumbar yang diberangkatkan pada musim haji 2026 berdasarkan catatan dari Kantor Wilayah Kemenhaj provinsi setempat.

Sebelum bertolak ke Tanah suci, Lala bercerita bahwa ia tidak pernah menyangka akan menunaikan rukun islam kelima itu bersama ibundanya. Ia bahkan telah mengikhlaskan kuota almarhum sang ayah agar diisi oleh saudaranya yang lain, usai gagal berangkat pada 2023.

Menurut dia, terdapat beberapa pertimbangan, sebelum memutuskan untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini. Mulanya, ia mendorong agar kakak keduanya yang berangkat haji. Hal ini dikarenakan saudaranya lebih mengerti tentang sikap dan kepribadian sang ibu.

Akan tetapi, ketiga saudaranya kembali bersepakat bahwa si bungsulah yang lebih tepat untuk berangkat haji bersama orang tuanya. Meskipun ada rasa haru yang tak bisa disembunyikan, Lala tetap menyimpan kesedihan, sebelum bertolak ke tanah suci.

Di lubuk hatinya, Lala masih kerap membayangkan bahwa seharusnya ayahnyalah yang berangkat haji bersama sang ibu. Namun, takdir telah ditetapkan, di mana Tuhan memilihnya untuk mendampingi ibunda menatap Ka'bah.

"Aku bersyukur diberikan kesempatan sebesar ini sama Allah," ucapnya.

Meskipun masih tergolong sangat muda, ia mengaku sudah melakukan sejumlah persiapan, sebelum menunaikan ibadah haji. Selain rutin berolahraga, seperti joging bersama ibunya, ia juga melihat serta mempelajari rangkaian ibadah haji melalui berbagai platform digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.