Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

18 Saham RI Tersingkir dari MSCI, OJK Bicara Soal Short Term Pain

📅 Rabu, 13 Mei 2026, 13:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
18 Saham RI Tersingkir dari MSCI, OJK Bicara Soal Short Term Pain Doc: Antara
Ket. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Hasan Fawzi dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5).

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons keluarnya 18 saham Indonesia dari indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) sebagai konsekuensi jangka pendek dari reformasi integritas dan transparansi pasar modal Indonesia.

“Konsekuensi balancing dari MSCI yang diumumkan hari ini tentu ini jadi bagian dari konsekuensi jangka pendek dari proses reformasi integritas yang kita hadirkan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Hasan Fawzi.

Dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5), Hasan Fawzi mengatakan langkah reformasi itu telah dimulai sejak Februari 2026 melalui delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia.

Menurut Hasan, salah satu fokus utama reformasi tersebut adalah menjawab perhatian investor global dan lembaga penyedia indeks seperti MSCI terkait transparansi struktur kepemilikan saham di pasar modal Indonesia.

OJK bersama self regulatory organization (SRO) sudah menjalankan sejumlah kebijakan reformasi, salah satunya meningkatkan batas minimum free float saham menjadi 15 persen dari sebelumnya 7,5 persen.

Ketentuan ini berlaku langsung bagi emiten yang akan melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO), sementara emiten eksisting diberikan masa transisi untuk menyesuaikan diri.

Selain itu, OJK juga mendorong Bursa Efek Indonesia untuk membuka data kepemilikan saham di atas 1 persen kepada publik, menghadirkan detail klasifikasi investor, serta publikasi high shareholding concentration.

Dengan adanya aturan baru tersebut, sejumlah saham akhirnya tidak lagi memenuhi kriteria MSCI karena struktur kepemilikannya semakin terbuka ataupun akibat penurunan harga saham sejak reformasi dijalankan.

Karena itu, menurut Hasan, keluarnya sejumlah saham Indonesia dari indeks global merupakan dampak yang telah diperhitungkan sejak awal reformasi.

Hasan mengakui reformasi tersebut menimbulkan “short term pain” berupa tekanan harga saham dan penyesuaian indeks dalam jangka pendek.

Namun, regulator meyakini langkah tersebut akan menghasilkan “long term gain” berupa pasar modal yang lebih kredibel, transparan, dan layak investasi dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, Hasan juga menegaskan posisi pasar modal Indonesia tetap berada dalam kategori emerging market dan tidak mengalami penurunan klasifikasi dari MSCI.

“Kami juga dapat mengutip bahwa pasar kita tetap dinilai baik, kredibel, dan prospektif. Terbukti tidak ada penurunan klasifikasi pasar, misalnya yang kemudian kita hadapi saat ini kita masih confirmed ada di kelompok emerging market seperti sebelumnya,” jelasnya.

Adapun MSCI mengumumkan hasil tinjauan indeks pasar Indonesia dalam MSCI May 2026 Index Review.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Gempa M5,6 Mengguncang Pula...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...

Aparataur Negara Harus Memberi Teladan yang Baik

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Aparataur Negara Harus Memb...

Galungan Berpotensi Meningkatkan Inflasi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Galungan Berpotensi Meningk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.