Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda Bulungan Hadiri Bangen Tawai Lepa Ajeu untuk Dukung Petani dan Lestarikan Budaya Lokal

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 20:03 WIB | Oleh:
Pemda Bulungan Hadiri Bangen Tawai Lepa Ajeu untuk Dukung Petani dan Lestarikan Budaya Lokal Doc: ANTARA/HO-DKIP Bulungan
Ket. Wakil Bupati Bulungan, Kilat pada acara Bangen Tawai Lepa Ajeu (syukuran akhir panen) di Desa Metun Sajau, Sabtu (25/4).

TANJUNG SELOR - Pemerintah Daerah (Pemda) Bulungan kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam mendukung petani dan melestarikan budaya lokal melalui kehadiran langsung pada acara Bangen Tawai Lepa Ajeu (syukuran akhir panen) di Desa Metun Sajau, Sabtu (25/4).

Wakil Bupati Bulungan, Kilat hadir bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bulungan, Yunus Luat dan lainnya, anggota DPRD, serta didampingi istri, Martina Kilat.

Kehadiran ini menjadi simbol nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat desa, yang disambut hangat melalui tarian adat di Amin Lamin Adet Lu'ung Jalung.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemda tidak sekadar hadir secara seremonial, melainkan membawa komitmen konkret dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.

“Pemerintah daerah akan terus mendukung sektor pertanian sebagai sektor utama serta menghadirkan program-program yang berpihak pada penguatan ekonomi dan sumber daya manusia,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kearifan lokal di tengah tekanan global, seperti krisis energi yang berdampak pada inflasi dan ketidakstabilan ekonomi.

“Kita harus menjaga kearifan lokal dengan bijaksana dan memastikan keberlanjutannya, meskipun kondisi global saat ini penuh tantangan,” ujarnya.

Momentum pesta panen ini tidak hanya menjadi ajang syukur, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan serta melestarikan tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.

Di sisi lain, Ketua Panitia, Yus Ajang, mengungkapkan bahwa hasil panen tahun ini mengalami penurunan. Namun, hal itu tidak mengurangi rasa syukur masyarakat.

“Ada penurunan hasil panen, namun masyarakat tetap bersyukur atas apa yang diperoleh,” jelasnya.

Ia menambahkan, tradisi ini merupakan warisan leluhur yang terus dijaga, kini juga dimaknai sebagai bentuk syukur secara spiritual dan mempererat kebersamaan.

Sementara itu, tokoh masyarakat Sajau, Edom, berharap Pemda memberikan perhatian terhadap rencana renovasi balai adat sebagai persiapan Musyawarah Besar Lepoq Bakung 2028.

“Kami berharap Pemda dapat membantu, karena renovasi balai adat membutuhkan biaya besar,” ujarnya.

Kepala Desa Metun Sajau, Muren Sini, turut mengapresiasi realisasi pembangunan dari Pemda, seperti jembatan di RT 1 dan jalan usaha tani di Sungai Pait. “Kami berterima kasih karena usulan kami telah direalisasikan,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba menyumpit nantinya, yang semakin mempererat kebersamaan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.