Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mempersiapkan Klinik Satelit untuk Melayani Jamaah Haji dengan Cepat

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mempersiapkan Klinik Satelit untuk Melayani Jamaah Haji dengan Cepat Doc: Antara
Ket. Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi Ihsan Faisal memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi, Minggu (25/4/2026).

Makkah - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan klinik satelit di setiap sektor di Makkah untuk memberikan pelayanan cepat bagi jamaah  haji yang mengalami gangguan kesehatan.

"Kalau di sektor, rata-rata ada empat hingga lima tenaga kesehatan. Ada dokter dan perawat. Itu yang melekat di sektor," kata Kepala Daerah Kerja Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 Ihsan Faisal di Makkah, Minggu.

Ia menjelaskan klinik satelit tersebut berfungsi sebagai lokasi pertolongan pertama bagi anggota jamaah yang sakit agar tidak perlu langsung dirujuk lebih jauh.

Namun, apabila kondisi anggota jamaah membutuhkan penanganan lanjutan dan tidak tertangani di klinik satelit, pasien akan segera dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Aziziyah atau langsung menuju Rumah Sakit Arab Saudi.

Ia menambahkan jumlah tenaga medis di klinik satelit tersebut di luar dari petugas kesehatan yang sudah melekat pada masing-masing kelompok terbang (kloter).

Klinik Kesehatan Haji Indonesia saat ini didukung sekitar 200 tenaga kesehatan yang dibagi untuk wilayah Makkah dan Madinah.

Penyediaan klinik satelit di tingkat sektor tersebut sejalan dengan kebijakan baru Pemerintah Arab Saudi pada musim haji 1447 H/2026 M yang mengatur rasio pelayanan kesehatan, di mana satu klinik minimal melayani 5.000 anggota jamaah.

Dalam merespons aturan tersebut, Kepala Pusat Kesehatan Haji Liliek Marhaendro Susilo mengatakan pemerintah mendirikan 40 klinik kesehatan yang tersebar di 10 sektor di Makkah, sedangkan wilayah Madinah disiapkan lima klinik kesehatan di lima sektor.

"Dengan penambahan klinik dan penguatan layanan di KKHI, kami berharap pelayanan kesehatan bagi jamaah semakin optimal," ujar dia.

Untuk meningkatkan akurasi medis, petugas kesehatan kloter juga dibekali pedoman rujukan berbasis tingkat keparahan penyakit (severity level). Pendekatan itu dinilai penting agar anggota jamaah mendapatkan pertolongan yang cepat dan tepat sasaran.

Guna menjamin mutu layanan pada operasional haji tahun ini, Pemerintah Arab Saudi juga mewajibkan adanya supervisi dari penyedia kesehatan swasta terakreditasi. Layanan kesehatan jamaah haji Indonesia akan diawasi secara langsung oleh Saudi German Hospital.

Untuk kebutuhan obat-obatan, distribusi akan dipusatkan dari KKHI di Makkah dan Madinah langsung ke seluruh tenaga kesehatan kloter yang mendampingi jamaah di hotel masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Bukan Bersisik, Fosil Dinos...

Hadapi El Nino, BMKG Ajak Masyarakat Hemat Air

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Hadapi El Nino, BMKG Ajak M...
Daerah
Menbud Dorong Bukittinggi j...

Yura Yunita Hadirkan Series “Main ke Rumah”

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Yura Yunita Hadirkan Series...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.