PMI DKI Jakarta Ajak Generasi Muda Jadikan Donor Darah sebagai Gaya Hidup
📅 Minggu, 21 Jun 2026, 19:00 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta mengajak generasi muda untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Guna meningkatkan jumlah pendonor sukarela dan menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani, mengatakan donor darah bukan sekadar tindakan medis. Tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan.
Hal ini disampaikan Beky saat menghadiri peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 bertema "One Drop of Humanity, Give Blood, Save Lives" di Monas, Jakarta, Minggu (21/6). “PMI DKI Jakarta terus mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” ujar dia.
Menurut Beky, para pendonor darah sukarela merupakan pahlawan kemanusiaan karena setiap tetes darah yang mereka sumbangkan dapat memberikan harapan hidup bagi sesama. “Setiap tetes darah yang didonorkan menjadi bukti bahwa kepedulian dapat menyelamatkan nyawa,” kata dia.
Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2026, PMI DKI Jakarta menggelar berbagai kegiatan. Sebanyak 1.950 pendonor darah sukarela di markas PMI provinsi dan kota se-DKI Jakarta menerima suvenir sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, PMI juga mengadakan lomba video pendek untuk mempromosikan donor darah kepada masyarakat, khususnya kalangan muda. Penghargaan turut diberikan kepada sejumlah instansi dan kelompok donor darah yang berhasil menghimpun kantong darah terbanyak di wilayah masing-masing, termasuk di Kabupaten Kepulauan Seribu.
Peringatan tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, seperti bincang kesehatan mengenai manfaat donor darah, layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Serta pemeriksaan golongan darah yang didukung Akademi Bakti Kemanusiaan dan Perhimpunan Teknisi Pelayanan Darah Indonesia (PTPDI).
Beky berharap momentum Hari Donor Darah Sedunia dapat memperkuat semangat kerelawanan dan nilai-nilai kepalangmerahan di tengah masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Melalui peringatan Hari Donor Darah Sedunia, kami berharap nilai-nilai kepalangmerahan dan semangat kerelawanan dapat terus lestari di tengah masyarakat tanpa membedakan suku, bangsa, agama, maupun ras,” ujar dia.
Acara puncak peringatan tersebut diawali dengan kegiatan jalan santai (fun walk) yang diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai unsur. Mulai dari perwakilan instansi, kelompok donor darah, hingga masyarakat umum.
Sementara itu, Ketua Umum PMI, Muhammad Jusuf Kalla, menyampaikan apresiasi kepada jutaan warga Indonesia yang secara rutin mendonorkan darahnya untuk kepentingan kemanusiaan. Menurutnya, para pendonor darah memiliki peran vital dalam menjaga ketersediaan darah nasional dan menjadi bagian penting dari gerakan kemanusiaan global.
“Kontribusi ini sangat penting dan menjadi bagian utama dalam mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Jusuf Kalla seraya menegaskan bahwa keberadaan pendonor sukarela merupakan pilar utama dalam memastikan pasokan darah tetap tersedia bagi pasien yang membutuhkan di seluruh Indonesia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!