Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festival Depok Heritage 2026 Digelar, Sejarah Kota Tak Lagi Sekadar Kenangan

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 18:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Depok Heritage 2026 Digelar, Sejarah Kota Tak Lagi Sekadar Kenangan Doc: ANTARA/ Feru Lantara
Ket. Jembatan Panus yang merupakan peninggalan zaman Belanda di Kawasan Depok Lama.

DEPOK – Wisata sejarah dan budaya semakin menjadi daya tarik penting dalam industri pariwisata karena menawarkan pengalaman yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga edukatif.

Pemanfaatan situs bersejarah, tradisi lokal, dan warisan budaya sebagai destinasi wisata mampu memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat.

Jika dikelola secara berkelanjutan, sektor ini dapat menjadi instrumen pelestarian budaya sekaligus sumber pertumbuhan ekonomi yang bernilai jangka panjang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Jawa Barat menggelar wisata Festival Depok Heritage 2026 yang digelar pada 27-28 Juni 2026.

Kepala Bidang Kebudayaan, Pengembangan Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif (Budparekraf) Disporyata Kota Depok, Startik Sartika di Depok, Minggu (21/6), mengatakan festival akan dipusatkan di kawasan bersejarah Depok Lama, mulai dari Jalan Pemuda hingga kawasan Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC).

"Festival Depok Heritage menjadi momentum untuk mengenalkan kembali sejarah Kaum Depok sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Depok kepada masyarakat," ujar Startik.

Menurut Startik, berbagai kegiatan telah disiapkan untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif.

Sebanyak 50 pelaku UMKM akan turut meramaikan festival dengan menghadirkan beragam kuliner, kerajinan tangan, hingga produk fesyen lokal.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati pameran foto heritage yang menampilkan perjalanan sejarah Depok dari masa ke masa di Depok Historical Studio.

"Kami ingin masyarakat bisa menikmati suasana Depok Lama sekaligus mengenal lebih dekat sejarah yang menjadi bagian dari identitas kota ini," katanya.

Tidak hanya itu, para seniman akan terlibat dalam Festival Art Depok Lama dengan menghadirkan karya mural yang terinspirasi dari sejarah dan kehidupan masyarakat Depok.

Aktivitas tersebut diharapkan mampu menjadi ruang ekspresi kreatif sekaligus media edukasi budaya bagi masyarakat.

Memasuki sore hari, suasana akan semakin semarak dengan parade budaya yang melibatkan ratusan warga Kaum Depok.

Mengenakan busana tempo dulu, mereka akan berjalan dari Jalan Pemuda menuju kawasan YLCC, menghadirkan suasana yang membawa pengunjung seolah kembali ke masa lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Ribuan Warga Padati CFD PLN...
Luar Negeri
Bukan Bersisik, Fosil Dinos...

Hadapi El Nino, BMKG Ajak Masyarakat Hemat Air

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Hadapi El Nino, BMKG Ajak M...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
    Untuk Membuka blokir BTN Mobile Banking (Balé by ...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.