Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menbud Sebut Industri Film Indonesia Makin Bergairah Seiring Peningkatan Jumlah Penonton

📅 Sabtu, 20 Jun 2026, 15:15 WIB | Oleh:
Menbud Sebut Industri Film Indonesia Makin Bergairah Seiring Peningkatan Jumlah Penonton Doc: RRI/Annisa Ramadhannia
Ket. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon (kedua dari kiri)

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, menilai perkembangan industri film Indonesia menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan jumlah penonton dinilai menjadi indikator penting pertumbuhan sektor perfilman nasional yang semakin kompetitif saat ini.

Menurut dia, jumlah penonton film Indonesia telah melampaui delapan puluh juta dan terus mencatatkan peningkatan setiap tahun. Ia meyakini capaian tersebut akan kembali bertambah sepanjang 2026 seiring tingginya minat masyarakat terhadap film.

"Jadi selalu ada peningkatan rekor kita, dari 2024 ke 2025, 2026, saya yakin juga akan meningkat. Apalagi di tahun ini juga banyak film Indonesia masuk ke box office," kata dia saat ditemui wartawan usai menghadiri konferensi pers Festival Film Indonesia (FFI), Hutan Kota, Jakarta Selatan, Kamis (18/6) lalu.

Ia mengatakan banyak film nasional berhasil meraih status box office selama paruh pertama tahun 2026 berjalan. Kondisi tersebut menunjukkan industri perfilman nasional semakin berkembang dengan pilihan karya yang lebih beragam luas.

Ia menilai capaian tersebut berbeda dibandingkan tahun sebelumnya yang didominasi beberapa judul dengan jumlah penonton besar. Saat ini, keberhasilan box office dinikmati lebih banyak film sehingga pertumbuhan industri dinilai semakin merata nasional.

"Di tahun 2025 memang spesial ada film seperti Jumbo atau Agak Laen yang jumlah penontonnya besar. Tapi dari jumlah box office-nya lebih sedikit, sekarang lebih variatif," ujar dia.

Selain pertumbuhan penonton, ia menyoroti besarnya potensi cerita yang dimiliki Indonesia untuk dikembangkan menjadi film berkualitas. Kekayaan budaya dari ribuan pulau dan ratusan etnis dinilai menyediakan sumber inspirasi yang sangat melimpah.

Menurut dia, kehidupan masyarakat adat hingga kawasan perkotaan dapat menjadi bahan cerita yang menarik bagi perfilman. Potensi tersebut membuka peluang besar bagi sineas untuk menghadirkan karya yang berakar pada identitas bangsa.

"Film Indonesia memiliki sumber cerita yang sangat besar dari kekayaan budaya bangsa. Dengan 1.340 etnis yang tersebar di berbagai daerah, cerita yang dapat diangkat mencakup kehidupan masyarakat adat hingga perkotaan," ucap dia.

Ia menegaskan kreativitas, imajinasi, dan kualitas penulisan skenario menjadi faktor utama dalam menghasilkan karya terbaik nasional. Dengan dukungan sumber cerita melimpah, industri film Indonesia dinilai memiliki peluang berkembang semakin kuat mendatang.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meyakini Jakarta akan semakin berkembang sebagai pusat perfilman nasional. Keyakinan tersebut didukung pertumbuhan industri film Indonesia yang menunjukkan capaian positif dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut dia, peningkatan jumlah penonton film nasional menjadi indikator kuat berkembangnya industri kreatif Indonesia saat ini. Sejumlah karya sineas Indonesia juga berhasil memperluas jangkauan pasar hingga ke berbagai negara dunia.

"Keberhasilan film Indonesia membuktikan industri kreatif nasional memiliki daya saing kuat dalam menghadapi persaingan global saat ini. Hak distribusi yang terjual ke banyak negara menunjukkan karya anak bangsa semakin diterima pasar internasional luas," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
PT KAI Catat Pengguna Acces...
Nasional
PT KAI Raih Lima Penghargaa...

Antisipasi El Nino, Menteri PU Bentuk Satgas Khusus

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Antisipasi El Nino, Menteri...
Daerah
Pemkot Bandung Perkuat Pena...
Daerah
Wali Kota Bandung Kaji Skem...
Luar Negeri
Selat Hormuz Mulai Pulih, 2...
Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

20 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.