Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertumbuhan Jumlah UMKM di Bantul Relatif Tinggi

📅 Sabtu, 20 Jun 2026, 19:55 WIB | Oleh:
Pertumbuhan Jumlah UMKM di Bantul Relatif Tinggi Doc: ANTARA/Agung Dwi Prakoso
Ket. Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat ditemui di Kompleks Kantor Pemkab Bantul, Yogyakarta, Kamis (18/6)

YOGYAKARTA-- Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Abdul Halim Muslih mengatakan berdasarkan laporan Bank Indonesia, Kabupaten Bantul, menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang relatif tinggi.

"Warga Bantul sangat kreatif, sehingga mendorong pertumbuhan jumlah pelaku UMKM," kata Halim, di Yogyakarta, Sabtu.

Ia mengatakan jenis usaha UMKM di Bantul sangat bervariasi, mulai dari sektor ekonomi kreatif seperti kerajinan dan mebel hingga olahan pangan.

Menurut dia, pertumbuhan jumlah pelaku UMKM berdampak positif terhadap berbagai aspek lain, seperti peningkatan omzet, aset, hingga penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Bantul termasuk terbesar kedua untuk penyaluran KUR se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," katanya.

Ia menilai banyaknya pelaku usaha yang mengakses KUR dapat diartikan sebagai adanya pertumbuhan kredit di Bantul.

Selain itu, kata Halim, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) warga Bantul dalam program KUR juga sangat rendah.

"Artinya mereka bisa menyicil tagihan kredit dengan lancar," kata Halim.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Neraca Wilayah dan Analis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Kusriatmi menjelaskan jumlah usaha di Bantul yang tercatat pada pendataan tahun 2006 mencapai lebih dari 100 ribu unit, kemudian meningkat signifikan menjadi 140 ribu unit pada 2016.

"Peningkatan jumlah usaha di Bantul pada 2006 hingga 2016 mencapai 39,15 persen," kata Kusriatmi.

Menurut dia, data tersebut menunjukkan adanya perkembangan aktivitas ekonomi dan ekosistem kewirausahaan masyarakat Bantul yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.

"Ini menunjukkan adanya aktivitas ekonomi dan kewirausahaan masyarakat yang berkembang," katanya.

Berdasarkan hasil sensus 2016, lanjut dia, sebanyak 99,10 persen usaha di Bantul tergolong usaha mikro dan kecil, sedangkan sisanya merupakan usaha menengah dan besar.

"Jenis usaha yang mendominasi adalah perdagangan, industri pengolahan, akomodasi, serta makan dan minum," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pelayanan publik bernuansa Piala Dunia

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelayanan publik bernuansa ...

Pemadaman listrik di Kota Kediri

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemadaman listrik di Kota K...
Daerah
Pemkab Bantul Tata Gumuk Pa...
Daerah
Pemkot Surabaya Tekan Stunt...
Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

20 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.