Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berau Percepat Digitalisasi Keuangan, Laku Pandai Jangkau Warga hingga Pelosok.

📅 Sabtu, 20 Jun 2026, 18:59 WIB | Oleh:
Berau Percepat Digitalisasi Keuangan, Laku Pandai Jangkau Warga hingga Pelosok. Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas.

Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mempercepat digitalisasi keuangan lewat agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif atau Laku Pandai guna menjangkau masyarakat yang belum tersentuh oleh layanan keuangan perbankan akibat sejumlah alasan.

Beberapa alasan program Laku Pandai yang dikembangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut diterapkan yakni karena lokasi kantor cabang jauh atau sulit dijangkau, masalah literasi keuangan dan adanya administrasi yang memakan waktu lama sekaligus berbiaya. 

"Kehadiran agen ini diharapkan mampu mendekatkan layanan perbankan, transaksi digital, hingga pembayaran pajak secara non-tunai kepada masyarakat di wilayah kampung maupun kawasan yang memiliki keterbatasan akses layanan keuangan formal," ujar Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Tanjung Redeb, Berau, Sabtu.

Menurut dia, digitalisasi transaksi menjadi bagian penting dalam mendukung program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Berau, baik digitalisasi keuangan atau digitalisasi layanan di bidang apapun.

Melalui digitalisasi, maka tata kelola pemerintahan akan semakin modern, transparan, efisien, akuntabel, dan layanan ke masyarakat bisa lebih cepat.

Dalam percepatan digitalisasi keuangan tersebut, awal pekan ini ia mengatakan telah meluncurkan Laku Pandai Agen Bankaltimtara, sehingga kini semakin banyak agen Laku Pandai di Berau, selain yang sebelumnya sudah ada seperti BRI-Link dan dari perbankan lain.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Agus Taufik mengatakan bahwa perkembangan transaksi digital di Berau menunjukkan tren positif.

Hal ini dapat dilihat pertumbuhan dalam empat bulan pertama tahun 2026, yakni dari Januari hingga April 2026, penggunaan QRIS di Berau mencapai 686 ribu transaksi atau meningkat 96 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, Kabupaten Berau juga berhasil mempertahankan status digital pada Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dengan nilai 94,8 persen pada Semester II tahun 2025.

"Capaian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Berau konsistensi dalam mendorong transformasi digital pada berbagai layanan publik, termasuk pada transaksi di pemerintahan," ujar Agus.

Capaian itu juga menggambarkan bahwa makin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital, karena sistem ini lebih cepat, aman, dan transparan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pertumbuhan Jumlah UMKM di ...
Daerah
SAR Natuna Evakuasi Nelayan...
Megapolitan
Jakarta Berhasil Jadi Kota ...
Daerah
Pembukaan Jatiluwih Festiva...

Wayang Relief Resmi Diluncurkan di Borobudur

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Wayang Relief Resmi Diluncu...

Pemecahan Rekor MURI Pramuka Garuda di Surabaya

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pemecahan Rekor MURI Pramuk...
Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

20 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.