Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Apple Developer Academy Resmi Masuk RI, Kemenperin: Industri Ponsel Lokal Siap Naik Kelas

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 09:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Apple Developer Academy Resmi Masuk RI, Kemenperin: Industri Ponsel Lokal Siap Naik Kelas Doc: istimewa
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua kiri) berbincang dengan salah satu peserta program Apple Developer Academy dan Apple Developer Institute di Jakarta, Selasa (21/4)

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan industri telepon seluler dan komputer tablet nasional melalui kebijakan strategis serta kemitraan dengan pelaku industri global, termasuk Apple. 

Dalam rangka mendukung pengembangan ekosistem inovasi digital nasional, Apple menjalin kerja sama dengan Kemenperin melalui program pengembangan talenta dan inovasi, termasuk Apple Developer Academy serta Apple Developer Institute di Indonesia. 

Implementasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara konsisten telah mendorong transformasi struktur industri telepon seluler dan komputer tablet dari yang sebelumnya didominasi produk impor menjadi semakin kuat berbasis produksi dalam negeri. Kebijakan tersebut juga diintegrasikan dengan penguatan inovasi melalui pendekatan pusat inovasi, yang mencakup kegiatan penelitian serta pengembangan perangkat lunak. 

Pada 21 April 2026, telah dilaksanakan peresmian Apple Developer Academy kelima serta lima Apple Developer Institute yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, dengan seremoninya bertempat di Apple Developer Institute for Professionals, Jakarta. Kehadiran fasilitas ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pengembangan talenta digital serta memperkuat ekosistem inovasi nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, pembukaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen yang telah disepakati bersama antara Pemerintah Indonesia, khususnya Kemenperin, dengan Apple. Pemerintah menilai perusahaan tersebut terus menjaga komitmennya dengan merealisasikan berbagai poin kerja sama secara bertahap sesuai substansi nota kesepahaman yang telah disepakati.

Di dalam kesepakatan tersebut terdapat pengembangan Apple Academy, Apple Institute, kegiatan riset dan pengembangan, serta berbagai program lainnya. Pemerintah memberikan apresiasi atas konsistensi Apple dalam menjalankan seluruh komitmen tersebut. "Ini menjadi sinyal positif bahwa Apple memiliki komitmen kuat terhadap pasar Indonesia," ujar Menperin usai meresmikan Apple Developer Academy dan Apple Developer Institute di Jakarta, Selasa (21/4).

Berdasarkan keterangan resmi Apple, pembukaan institut pertama di Indonesia tersebut akan memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh keterampilan tingkat lanjut di bidang pengkodean, desain, pemasaran, serta teknologi mutakhir seperti pengembangan gim, kecerdasan buatan, dan development operations. Seluruh akademi dan institut Apple di Indonesia ditargetkan dapat mendukung hampir 1.000 pelajar setiap tahun mulai 2026. 

Vice President of Worldwide Developer Relations Susan Prescott menyatakan bahwa Indonesia memiliki komunitas pengembang yang dinamis dan kreatif, sehingga Apple berkomitmen terus berinvestasi dalam pengembangan talenta lokal melalui jalur pendidikan dan inovasi.

Menperin juga mengapresiasi kualitas peserta program yang dinilai sangat impresif. Menurutnya, salah satu kekuatan ekosistem pendidikan Apple adalah adanya kesinambungan pembinaan, di mana lulusan akademi dapat melanjutkan ke jenjang institut yang lebih spesifik dan berorientasi pada pengembangan program sesuai kebutuhan pasar. 

Aset penting

Menperin menambahkan, para alumni program tersebut merupakan aset penting yang harus terus dipelihara dan dikembangkan. "Pemerintah meyakini lulusan Apple Developer Academy maupun Apple Developer Institute telah memiliki nilai tambah yang kuat dan berpotensi besar mendukung pertumbuhan industri digital nasional," tegasnya.

Selain itu, dalam rangkaian kegiatan tersebut turut dipaparkan berbagai inovasi karya anak bangsa di bidang manajemen energi, kecerdasan buatan untuk UMKM, serta pengembangan gim digital, yang mencerminkan potensi besar talenta Indonesia dalam menciptakan solusi yang adaptif dan berdaya saing. 

Melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku industri, penguatan industri telepon seluler dan komputer tablet nasional serta pengembangan ekosistem inovasi digital diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.