Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar Modal Rawan Kejahatan Korporasi, KPK Singgung Peran Sekuritas dan Oknum Internal.

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 02:15 WIB | Oleh:
Pasar Modal Rawan Kejahatan Korporasi, KPK Singgung Peran Sekuritas dan Oknum Internal. Doc: Antara Foto
Ket. Komisi Pemberantasan Korupsi di dalam Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan pelaku industri pasar modal mengenai tingginya risiko kejahatan korporasi yang mengintai sektor strategis ini, bahkan tak jarang melibatkan perusahaan sekuritas ataupun oknum di dalamnya.

KPK mengingatkan hal tersebut setelah membedah berbagai modus fraud atau kecurangan hingga korupsi di sektor pasar modal. Misalnya, manipulasi pasar hingga penyalahgunaan rekening dana nasabah yang merugikan investor ritel ataupun merusak kredibilitas perekonomian nasional.

"Dalam kasus penyalahgunaan dana atau efek nasabah, terdapat praktik penggunaan rekening dana nasabah tanpa izin, bahkan menjual saham nasabah tanpa instruksi sah," ujar Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Kunto Ariawan dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Kunto menjelaskan untuk modus manipulasi pasar, praktiknya dapat berupa transaksi berlebihan demi komisi (churning) hingga rekayasa harga penutupan (marking the close).

Selain itu, jelas Kunto, manipulasi pasar dapat terjadi dengan cara transaksi semu dan penyebaran rumor palsu, seperti menjanjikan keuntungan pasti pada instrumen saham berisiko atau menyembunyikan fakta material emiten.

Modus tersebut berpotensi merugikan investor ritel dan merusak kepercayaan publik terhadap pasar modal.

Tak hanya itu, Kunto mengatakan ada modus transaksi di luar sistem resmi (off-market dealings), yakni nasabah diminta mentransfer dana ke rekening pribadi oknum dengan iming-iming imbal hasil tinggi atau akses saham eksklusif yang ternyata fiktif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kemenkes Minta  Masyarakat...

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tersedia

1.5 jam yang lalu | Diapari S

Nasional
 Pertamina Pastikan Stok Pe...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.