Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bapanas Kawal Produksi dan Distribusi Minyakita

📅 Sabtu, 18 Apr 2026, 18:55 WIB | Oleh:
Bapanas Kawal Produksi dan Distribusi Minyakita Doc: Biro Humas Bapanas
Ket. Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto

GRESIK - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan produksi Minyakita berjalan lancar di Gresik. Harga juga dijaga sesuai harga eceran tertinggi.

Pengawasan dilakukan di PT Wilmar Nabati Indonesia. Pemerintah turun langsung memastikan distribusi berjalan baik.

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, menyampaikan hal tersebut. Monitoring dilakukan bersama pemerintah daerah dan Satgas Pangan.

“Hari ini kami memastikan tidak ada gangguan produksi Minyakita. Semua berjalan sesuai rencana,” ucap dia saat meninjau PT Wilmar Tbk di Gresik, Kamis (16/4).

Hasil pemantauan menunjukkan produksi dalam kondisi cukup. Harga juga sesuai ketentuan pemerintah.

Distribusi ke tingkat D1 dan D2 berjalan lancar. Hal ini menjadi bagian komitmen pelaku usaha dan pemerintah.

“Produksi cukup, harga sesuai aturan, distribusi lancar. Ini hasil kolaborasi bersama,” ujar dia

Pemerintah menekankan pengawasan harga di tingkat konsumen. Harga tidak boleh melebihi HET.

Jika terjadi lonjakan harga, intervensi akan dilakukan. Langkahnya melalui operasi pasar dan gerakan pangan murah. “Kita tidak ingin harga melebihi HET. Jika tidak stabil, kita lakukan intervensi,” ucap dia.

Produsen juga diminta mengawasi rantai distribusi dengan mewajibkan distributor mematuhi ketentuan harga. “Ini bagian dari stabilitas pangan,” kata dia.

Sinergi pemerintah dan pelaku usaha dinilai kunci stabilitas. Kolaborasi ini menjaga pasokan dan harga.

Distribusi Minyakita oleh PT Wilmar telah melebihi 35 persen. Penyaluran melalui BULOG terus berjalan.

Andriko mengapresiasi komitmen pelaku usaha. Produksi dan distribusi dinilai berjalan sesuai regulasi. “Ini bentuk kolaborasi menjaga stabilitas pangan. Kami apresiasi komitmen pelaku usaha,” kata dia.

Business Unit Head PT Wilmar Nabati Indonesia, Ridwan Brandes Nainggolan, menyatakan dukungan penuh. Perusahaan siap mematuhi kebijakan pemerintah. “Kami berkomitmen menjaga distribusi dan harga tetap stabil. Kami siap mendukung kebijakan pemerintah,” ucap Ridwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

30 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
WTP Kesembilan Kali untuk P...
Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...

Ribuan Lowongan Kerja Terbuka di Jakarta

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Lowongan Kerja Terbu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.