Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Karawang Minta Pabrik Alat Berat LiuGong Serap 2.000 Tenaga Kerja Lokal

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Karawang Minta Pabrik Alat Berat LiuGong Serap 2.000 Tenaga Kerja Lokal Doc: Antara
Ket. Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

Karawang - Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan agar kehadiran perusahaan manufaktur alat berat multinasional asal China, LiuGong, dapat menyerap banyak tenaga kerja lokal.

"Kami menyambut baik dan mengapresiasi. Mudah-mudahan kehadiran pabrik alat berat elektrik itu bisa benar-benar menyerap tenaga kerja lokal," kata Bupati usai menghadiri peletakan batu pertama pabrik alat berat LiuGong di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (22/7).

Ia menyampaikan investasi pembangunan pabrik alat berat elektrik di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill, Karawang, itu sangat besar, mencapai sekitar Rp1,3 triliun di tahap pertama.

Sesuai dengan keterangan pihak perusahaan, kehadiran pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 27 hektare itu akan menyerap sekitar 2 ribu tenaga kerja.

"Selama tiga hingga empat tahun ke depan, pabrik itu akan menyerap sekitar 2 ribu tenaga kerja," katanya.

Bupati berharap hal tersebut dapat terealisasi sehingga dapat membantu pemerintah dalam mengatasi pengangguran.

"Mudah-mudahan ke depan bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, menyerap tenaga kerja berbasis kearifan lokal," kata dia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan kehadiran industri alat berat ini cukup strategis, karena hampir seluruh sektor pembangunan bergantung pada ketersediaan alat berat.

"Mulai dari pembangunan jalan, pembukaan lahan pertanian, pertambangan, hingga perkebunan, membutuhkan ketersediaan alat berat," katanya.

Menurut dia, keberadaan fasilitas produksi di dalam negeri juga berpotensi menekan harga alat berat. Sehingga biaya investasi dan produksi berbagai sektor menjadi lebih efisien.

Selain itu, investasi manufaktur tersebut juga diyakini akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah melalui peningkatan penerimaan pajak, penyerapan tenaga kerja, hingga tumbuhnya aktivitas usaha masyarakat di sekitar kawasan industri.

Menurut dia, keberadaan industri ini akan memberikan multiplier effect ekonomi. Karena itu, ia mendorong masyarakat Karawang mampu menangkap peluang tersebut dengan menjadi bagian dari rantai pasok industri, baik sebagai pemasok kebutuhan pangan, jasa, maupun pelaku usaha pendukung lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Angka Kelaparan di Afrika L...
MILITER

Australia Protes Uji Coba Misil Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Australia Protes Uji Coba M...
Megapolitan
Bogor Fokus Hadirkan Pusat-...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.