Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kanwil Ditjenpas NTT Catat Angka Overstaying Tahanan Lapas di Bawah 10 Persen

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 02:55 WIB | Oleh:
Kanwil Ditjenpas NTT Catat Angka Overstaying Tahanan Lapas di Bawah 10 Persen Doc: ANTARA/Yoseph Boli Bataona
Ket. Komisi XIII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat bersama kementerian/lembaga mitra dalam rangka kunjungan kerja masa reses di, Kupang, NTT, Rabu (22/7).

KUPANG - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat tingkat penahanan melebihi masa yang seharusnya (overstaying) di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) di wilayah itu berada di bawah 10 persen melalui optimalisasi pelaksanaan hak integrasi warga binaan.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT Decky Nurmansyah di Kupang, Rabu, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil penguatan koordinasi serta optimalisasi pelaksanaan hak-hak warga binaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Decky, pelaksanaan hak integrasi, seperti pembebasan bersyarat (PB), cuti bersyarat (CB), dan bebas murni, terus diupayakan tepat waktu untuk meminimalkan potensi "overstaying" di lapas dan rutan.

Dalam kunjungan kerja masa reses di NTT, Komisi XIII DPR RI juga mendorong Kanwil Ditjenpas NTT mengoptimalkan implementasi arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Wakil Menteri terkait penyesuaian terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Decky mengatakan masukan Komisi XIII DPR RI menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan serta pemenuhan hak warga binaan.

Ia juga memaparkan kondisi lapas dan rutan di NTT, berbagai tantangan penyelenggaraan pemasyarakatan, serta inovasi layanan melalui aplikasi Aksara Nusa.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira mengatakan kunjungan kerja masa reses dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR RI sekaligus menyerap aspirasi kementerian, lembaga, dan masyarakat di daerah.

Menurut Andreas, karakteristik wilayah NTT memerlukan dukungan kebijakan, penguatan kelembagaan, peningkatan sumber daya manusia, serta pemenuhan sarana dan prasarana agar penyelenggaraan pemasyarakatan semakin optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Kabar Menggembirakan, Jantho Telah Melahirkan Bocah ke-12

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kabar Menggembirakan, Janth...

Kawasan Ala Myeongdong Korea Akan Hadir di Jakarta

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kawasan Ala Myeongdong Kore...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.